Kabar BUMN - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PELNI mencatat lonjakan penumpang selama periode mudik Lebaran 2026.
Dalam rentang 6 hingga 22 Maret 2026, total lebih dari 316 ribu penumpang telah dilayani, sedikit meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran. Pada hari tersebut, jumlah penumpang tembus lebih dari 31 ribu orang.
Baca Juga: Hingga H1 Lebaran, InJourney Airports layani 4,41 Juta Penumpang
Aktivitas tertinggi tercatat di Pelabuhan Balikpapan sebagai titik keberangkatan, sementara Surabaya menjadi pelabuhan tujuan paling padat.
Untuk rute, jalur Batam–Belawan termasuk yang paling banyak diminati.
Memasuki arus balik, PELNI mulai menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.
Baca Juga: Waktu Terbatas, Poin Telkomsel Bisa Jadi Kesempatan Dapat iPhone 17
Periode arus balik berlangsung dari 23 Maret hingga 6 April 2026. Hingga awal periode tersebut, penjualan tiket sudah mencapai lebih dari 171 ribu.
“Per tanggal 23 Maret 2026, total penjualan tiket untuk periode arus balik telah mencapai 171.438 tiket. Puncak arus balik kami prediksi akan terjadi pada 2 April 2026 dengan proyeksi sebanyak 27.009 penumpang,” kata Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda.
Untuk mengantisipasi hal ini, PELNI memperkuat layanan, mulai dari penambahan petugas hingga memastikan kesiapan armada tetap optimal.
Baca Juga: Rekomendasi Mie Bakso Legendaris di Jakarta yang Sudah Berjualan Lebih dari 50 Tahun
Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan guna menjaga kelancaran perjalanan.
Artikel Terkait
Diskon 30 Persen PELNI Masih Berlaku, Segera Amankan Tiket Mudik Lebaran 2026
Jangan Sampai Terlewat, Ini Jadwal Penukaran Tiket Mudik Gratis Pelni 2026
Kebijakan WFA Dimulai, PELNI Catat Lonjakan Penumpang Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran
Kunjungan Wamen ke KM Labobar, PELNI Pastikan Layanan Mudik Lebaran Tetap Optimal
Sisa 28% Kuota! Diskon Tiket Kapal PELNI Masih Bisa Dipesan