Untuk menanggulangi kondisi darurat ini, Pertamina membangun 25 sumur baru, mereaktivasi 43 sumur warga terdampak, serta menyalurkan 5 juta liter air melalui truk tangki. Bantuan ini memberikan akses air bersih bagi lebih dari 17.000 jiwa penerima manfaat.
Baca Juga: Peluang Karier IT Bagi Mahasiswa Dibuka PT SUCOFINDO, Simak Posisi dan Kualifikasinya
"Sangat membantu sekali air bersih ini. Sebelumnya kami pakai air parit. Begitu bantuan air ini masuk sekitar dua minggu setelah kejadian, kami benar-benar terbantu," ungkap Yanti, salah seorang penyintas bencana Sumatra.
Program penyediaan fasilitas air bersih ini merupakan bentuk dukungan Pertamina terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak).
Selain itu, program ini juga memperkuat SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui peningkatan ketangguhan masyarakat terhadap bencana dan kekeringan.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata Gratis di Jakarta untuk Libur Lebaran Ramah Kantong
Bagi warga Merauke, Jayapura, dan penyintas di Sumatra, setiap tetes air bersih yang mengalir menjadi bukti nyata kepedulian Pertamina yang hadir hingga depan pintu rumah mereka.
***
Artikel Terkait
Tetap Siaga di Hari Raya, Dedikasi Kru Rig Pertamina Drilling Jaga Energi Nasional
Lebaran di Tengah Laut, Pelaut Pertamina Patra Niaga Tetap Bertugas Saat Idulfitri Demi Jaga Pasokan Energi Nasional
Hutan Lestari Pertamina: Menyulam Alam dan Kesejahteraan Masyarakat
Jaga Stok Lebaran, Pertamina Patra Niaga Tambah 23 Juta Tabung LPG 3 Kg
Libur Idulfitri, Pekerja Pertamina Hulu Indonesia Tetap Siaga Jaga Pasokan Energi