Arus Logistik Tanjung Priok Terjaga, Operasional Tetap Normal Saat Lebaran

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Jumat, 27 Maret 2026 | 19:30 WIB
Di balik lancarnya distribusi saat Lebaran, ada kesiapan operasional yang terus dijaga. Tanjung Priok tetap aman dan terpantau.
Di balik lancarnya distribusi saat Lebaran, ada kesiapan operasional yang terus dijaga. Tanjung Priok tetap aman dan terpantau.

Kabar BUMN – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memastikan aktivitas operasional di terminal Cabang Tanjung Priok tetap berjalan stabil selama periode angkutan Lebaran.

Hingga 27 Maret 2026, kondisi di lapangan terpantau normal dengan 16 kapal sandar yang didominasi muatan crude palm oil (CPO) dan general cargo untuk rute oceangoing.

Dari sisi kapasitas, area penumpukan masih dalam kondisi aman.

Baca Juga: 4 Langkah yang Bisa Dilakukan agar Barang Tidak Hilang dan Tertinggal Saat Liburan

Tingkat keterisian atau Yard Occupancy Ratio (YOR) berada di angka sekitar 40 persen, lebih rendah dari rata-rata normal yang biasanya mencapai 50 persen.

Dengan batas maksimal 65 persen, terminal masih memiliki ruang yang cukup untuk menampung arus logistik.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan menuju pelabuhan, PTP Nonpetikemas juga menyiapkan area penyangga sebagai kantong parkir sementara.

Baca Juga: Pertamina Drilling Perluas Jejak Global, Soroti Transformasi Pengeboran Ramah Lingkungan

Fasilitas ini tersedia di lahan sekitar 2 hektare di Inggom serta tambahan sekitar 3 hektare di area regional.

Selain itu, kesiapan gate operasional dan sistem terminal terus dipantau guna mengantisipasi peningkatan arus kendaraan keluar-masuk pelabuhan.

Bersama Pelindo Regional 2 dan entitas Pelindo Group lainnya, PTP Nonpetikemas juga mengoperasikan Command Centre Bersama sebagai pusat koordinasi agar aktivitas pelabuhan tetap lancar.

Baca Juga: Pengorbanan di Hari Raya, Petugas PLN Jaga Listrik Demi Kenyamanan Masyarakat

Sejak awal Ramadan, berbagai langkah antisipatif juga telah dilakukan, termasuk koordinasi dengan perusahaan pelayaran, pelanggan, dan ekspedisi untuk mengatur jadwal bongkar muat.

Langkah ini bertujuan mencegah penumpukan barang selama periode pembatasan angkutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini