Tercatat sekitar 51 persen pemudik dengan total 267.968 penumpang dan 83.357 kendaraan telah kembali dari Bali ke Jawa, sementara 49 persen lainnya masih akan melakukan perjalanan balik dalam beberapa hari ke depan, sehingga menjadi perhatian bersama dalam pengaturan distribusi trafik ke depan.
Baca Juga: Healing ke Garut! Ini Rekomendasi Tempat Wisata Alam yang Cocok untuk Santai
Senada, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk masyarakat yang telah disiplin mengikuti arahan petugas.
"Baik arus mudik maupun balik tahun ini berjalan dengan baik. Dari Bakauheni, masih tersisa sekitar 30 persen pemudik. Seluruh skema telah disiapkan, mulai dari buffer zone, delaying system, hingga kapal tambahan, sehingga kepadatan dapat diurai dalam dua hari ke depan,” ujarnya.
Naik Tipis
Baca Juga: Malam Ini di TMII: Kecak Glow in The Dark Tampil Lebih Magis
Berdasarkan data Posko Bakauheni per 28 Maret 2026 pukul 00.00–14.00 WIB, total penumpang dari Sumatera ke Jawa pada H-10 hingga H+6 mencapai 1.085.745 orang atau naik 2,1% dibandingkan tahun lalu.
Total kendaraan tercatat 259.776 unit, naik 4% dari tahun sebelumnya.
Sebaliknya, pergerakan dari Jawa ke Sumatera tercatat 1.241.356 penumpang atau naik 2,5%, dengan total kendaraan mencapai 314.209 unit atau tumbuh 6,7%.
Baca Juga: Pererat Silaturahmi, PT Pindad Gelar Halal Bihalal Jajaran Direksi dan Manajemen dengan Pegawai
Selama periode ini, ASDP mengoperasikan 28–33 kapal per hari di lintasan Merak–Bakauheni, menerapkan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) saat lonjakan, serta menyiagakan 1.926 personel gabungan di Merak dan Bakauheni untuk memastikan layanan tetap terkendali.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa penerapan kebijakan stimulus seperti diskon tarif dan single tarif terbukti efektif dalam mendistribusikan trafik secara lebih merata.
“Kami juga mengapresiasi masyarakat yang telah tertib membeli tiket melalui Ferizy, datang sesuai jadwal, dan mengisi data dengan benar, sehingga mendukung kelancaran layanan secara keseluruhan,” ujarnya.
Baca Juga: Tinjauan GT Kalikangkung: Infrastruktur Jalan Tol Siap Dukung Arus Balik Idulfitri 1447H/2026
Dengan masih adanya sekitar 28% pemudik yang akan kembali, ASDP bersama seluruh pemangku kepentingan memastikan kesiapan penuh tetap terjaga.
Koordinasi yang solid dan langkah antisipatif yang adaptif menjadi kunci untuk menjaga arus balik tetap lancar hingga periode layanan berakhir.***
Artikel Terkait
ASDP Perkuat Layanan Penyeberangan di Indonesia Timur, Mobilitas Mudik Lebaran dan Logistik Kian Lancar
Arus Balik Lebaran 2026 Kian Padat, ASDP Jaga Penyeberangan Sumatera–Jawa Tetap Terkendali
Jaga Kelancaran Ketapang - Gilimanuk, ASDP Imbau Pemudik Menghindari Perjalanan di Puncak Arus Balik
ASDP Catat 49 Persen Pemudik Sudah Kembali dari Sumatera, Puncak Arus Balik Kedua Diprediksi Akhir Pekan ini
Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, ASDP Catat 60 Persen Pemudik Telah Menyeberang dari Sumatera ke Jawa