Arus Balik Lebaran 2026 Lebih Terkendali, Mayoritas Pemudik Sumatera Sudah Kembali ke Jawa

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 29 Maret 2026 | 18:45 WIB
Arus balik Lebaran 2026 Sumatera-Jawa mencapai 79 persen. ASDP terapkan strategi antisipatif, diskon tarif, dan pembatasan logistik untuk kelancaran perjalanan. (Dok. ASDP)
Arus balik Lebaran 2026 Sumatera-Jawa mencapai 79 persen. ASDP terapkan strategi antisipatif, diskon tarif, dan pembatasan logistik untuk kelancaran perjalanan. (Dok. ASDP)

Baca Juga: Libur Lebaran 2026 di Borobudur & Prambanan Lebih Hidup dengan Hadirnya Pasar Medang

Antisipatif

Untuk menjaga kelancaran layanan, ASDP menerapkan sejumlah langkah antisipatif. Strategi tersebut meliputi optimalisasi armada kapal, penerapan skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB), delaying system di buffer zone, serta stimulus berupa diskon tarif dan kebijakan single tarif.

Kebijakan ini diterapkan guna menjaga distribusi trafik tetap seimbang.

Baca Juga: Terlambat ke Stasiun? Simak Aturan Reschedule Tiket Whoosh Jakarta–Bandung

Sebagai bagian pengaturan arus selama Angkutan Lebaran 2026, pembatasan operasional kendaraan logistik juga diberlakukan.

Pada periode 23–29 Maret 2026, Pelabuhan Bakauheni diprioritaskan untuk melayani penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan I hingga VI A yang menuju Pelabuhan Merak. Kebijakan ini bertujuan mengurangi potensi kepadatan di lintasan utama.

Sementara kendaraan logistik besar golongan V B hingga IX dialihkan melalui Pelabuhan BBJ Muara Pilu menuju Bojonegara. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi beban arus di jalur utama.

Baca Juga: Filosofi Ketupat, Tradisi Lebaran yang Penuh Makna dan Simbol Kebersamaan

Penjualan tiket kendaraan logistik tersebut juga dihentikan sementara di Pelabuhan Bakauheni untuk keberangkatan mulai 23 Maret pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.

“Kami mengimbau seluruh pelaku logistik untuk mematuhi pengaturan yang telah ditetapkan selama periode Angkutan Lebaran ini. Kepatuhan terhadap kebijakan pembatasan menjadi kunci untuk menjaga kelancaran arus balik dan keselamatan bersama,” tegas Rio Lasse.

Kebijakan pembatasan ini dijadwalkan berakhir pada Minggu (29/3) pukul 24.00 WIB. Setelah itu layanan akan kembali dinormalisasi seiring berakhirnya periode puncak arus balik. Selama masa tersebut juga diberlakukan kebijakan tarif satu harga sebagai tarif reguler untuk menjaga keseimbangan trafik.

Baca Juga: Nggak Bingung Lagi! DAMRI Hadirkan Shuttle dari Tegalluar ke Kota dan Kampus

“Stimulus diskon berlaku hingga 31 Maret 2026, sementara single tarif hingga 29 Maret pukul 24.00 WIB. Kami mengimbau masyarakat memanfaatkannya untuk menghindari kepadatan,” tambah Rio.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang melakukan peninjauan langsung di Pelabuhan Bakauheni menyampaikan arus balik berlangsung baik. Ia menilai kondisi operasional terkendali. Pemerintah juga mengapresiasi kedisiplinan masyarakat dalam mengikuti arahan petugas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini