IFG Perkuat Fondasi dan Konsolidasi Asuransi di Tengah Tantangan Global

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 2 April 2026 | 10:30 WIB
IFG perkuat transformasi dan konsolidasi asuransi nasional, optimalkan kinerja grup, dan dorong layanan lebih efisien di tengah tantangan global. (Dok. IFG)
IFG perkuat transformasi dan konsolidasi asuransi nasional, optimalkan kinerja grup, dan dorong layanan lebih efisien di tengah tantangan global. (Dok. IFG)

Kabar BUMN - Indonesia Financial Group (IFG), sebagai holding BUMN yang bergerak di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi, menegaskan komitmennya untuk memperkuat transformasi bisnis sekaligus mendukung konsolidasi industri asuransi nasional di tengah tekanan global yang meningkat.

Hal ini disampaikan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-6 IFG dengan tema “Bertransformasi dan Melayani Sepenuh Hati”.

Direktur Utama IFG, Hexana Tri Sasongko, menekankan pentingnya langkah strategis untuk menjaga stabilitas dan daya saing grup.

Baca Juga: PHE Perkuat Ketahanan Energi Nasional dengan Strategi Pertumbuhan Ganda

Hexana mengungkapkan bahwa tahun 2026 diprediksi penuh tantangan akibat volatilitas global yang meningkat, termasuk dampak dari dinamika geopolitik dan eskalasi konflik yang memengaruhi stabilitas ekonomi dan sektor keuangan.

“Tekanan global saat ini mendorong industri asuransi untuk tidak hanya adaptif, tetapi juga memperkuat fundamental bisnis, tata kelola, dan manajemen risiko secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sepanjang 2025, IFG berhasil mencatatkan capaian positif. Secara konsolidasi, pendapatan mencapai sekitar Rp11,47 triliun atau setara 102 persen dari target RKAP, meski masih dalam status unaudited menunggu finalisasi laporan keuangan.

Baca Juga: Intip! Ini Makanan yang Bisa Bikin Kamu Awet Muda

Keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergi kuat antar entitas dalam ekosistem IFG, di mana setiap anggota holding memberikan kontribusi terintegrasi untuk mendorong kinerja grup.

Kolaborasi lintas entitas seperti Jasa Raharja, Jamkrindo, Bahana TCW Investment Management, dan Grahaniaga Tatautama menjadi bagian dari strategi orkestrasi holding untuk memperkuat nilai tambah secara kolektif.

Manajemen IFG menyampaikan apresiasi atas komitmen semua entitas yang menjaga kinerja tetap solid sekaligus memperkuat fondasi bisnis secara berkelanjutan.

Baca Juga: BULOG Siapkan 100 Titik Infrastruktur Pascapanen untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Hexana menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah tujuan akhir, melainkan landasan untuk meningkatkan daya tahan dan daya saing grup menghadapi kompleksitas industri.

“IFG terus memperkuat tata kelola, manajemen risiko, digitalisasi proses bisnis, serta kapabilitas organisasi sebagai fondasi utama untuk memastikan keberlanjutan kinerja di tengah tekanan yang ada,” lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini