Tiga PROPER Emas Diraih, Pertagas Tunjukkan Komitmen untuk Masyarakat dan Lingkungan

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 8 April 2026 | 13:30 WIB
Tiga PROPER Emas jadi bukti konsistensi Pertagas dalam menjaga lingkungan.
Tiga PROPER Emas jadi bukti konsistensi Pertagas dalam menjaga lingkungan.

Kabar BUMN – PT Pertamina Gas (Pertagas) kembali mencatatkan prestasi di bidang lingkungan dengan meraih tiga penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dan diterima langsung oleh Direktur Utama Pertagas, Indra P. Sembiring, bersama Direktur Teknik dan Operasi, Agung Indri Pramantyo dalam ajang yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Capaian ini memperkuat komitmen Pertagas dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan.

Baca Juga: Bio Farma Kembali Bersinar di PROPER, Tambah Penghargaan Green Leadership

Perusahaan tidak hanya memenuhi standar regulasi, tetapi juga menghadirkan inovasi serta pemberdayaan masyarakat yang memberi dampak nyata.

Penghargaan PROPER Emas ini sekaligus menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menjaga kinerja lingkungan, dengan pendekatan yang melampaui kepatuhan dasar.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas program TJSL perusahaan yang dijalankan secara konsisten sehingga memberikan dampak nyata, baik dari sisi lingkungan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Indra.

Baca Juga: Hingga Februari 2026, BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah untuk 11 Ribu UMKM

Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak terlepas dari implementasi berbagai program inovatif di wilayah operasi yang mengintegrasikan aspek sosial dan lingkungan.

Kontribusi lingkungan Pertagas diperkuat melalui berbagai program eco-inovasi.

Di Operation East Java Area, program Eco Pori mengolah sampah plastik menjadi ecobrick untuk mendukung irigasi sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Baca Juga: 4 Tempat Makan yang Lokasinya di Gang Kecil di Surabaya

Di Kalimantan Area, PISPA 2.0 memanfaatkan limbah pipa dan sampah organik menjadi sarana irigasi dan pemupukan yang menekan emisi.

Sementara di South Sumatera Area, program PESONA mengolah limbah urine sapi menjadi pestisida organik guna mendukung pertanian ramah lingkungan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini