Lima Belas Kali Berturut-turut, PGE Kukuhkan Komitmen Lingkungan Lewat PROPER Emas

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Kamis, 9 April 2026 | 06:45 WIB
Prestasi yang terus berlanjut. PROPER Emas jadi bukti komitmen PGE dalam menghadirkan energi hijau berkelanjutan.
Prestasi yang terus berlanjut. PROPER Emas jadi bukti komitmen PGE dalam menghadirkan energi hijau berkelanjutan.

Kabar BUMN – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali menunjukkan konsistensinya dalam pengelolaan lingkungan dan sosial dengan meraih penghargaan PROPER Emas untuk Area Kamojang dan Ulubelu.

Penghargaan yang diterima di Jakarta pada 7 April 2026 ini menjadi pencapaian ke-15 berturut-turut bagi Kamojang dan keempat bagi Ulubelu, sebuah catatan yang mempertegas peran PGE sebagai perusahaan energi hijau berkelas dunia.

Lebih dari sekadar menghasilkan energi panas bumi, PGE dinilai mampu menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Kenapa Bisa Muntah Asam Lambung dari Mulut? Ini Tanda Bahaya untuk Kesehatanmu

Apresiasi juga datang dari Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendali Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, yang menilai predikat Emas menjadi dorongan penting bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja, baik di tingkat nasional maupun global.

Direktur Utama PGE, Ahmad Yani, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam mengelola potensi panas bumi secara end-to-end, sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“PROPER Emas merupakan bukti dari cara kami beroperasi, yang mengintegrasikan keunggulan teknis dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial yang terukur.

Baca Juga: Lagi Marak Scam Telepon? BNI Hadirkan Pengaman Otomatis di Aplikasi Digitalnya

"Kami ingin memastikan bahwa setiap tetes uap panas bumi yang kami manfaatkan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi. Ini adalah wujud nyata kontribusi PGE dalam mendukung ketahanan energi dan pangan nasional,” ujarnya.

Inovasi Ekosistem Agri-Akuakultur Berbasis Panas Bumi di Kamojang

Sebagai pelopor pemanfaatan langsung (direct use) panas bumi sejak tahun 2013, PGE Area Kamojang kembali mempertahankan PROPER Emas dengan menghadirkan inovasi sosial bertajuk KANYAAH (Kamojang Agri-Aquaculture Energized by Geothermal for All's Harmony).

Baca Juga: Tips Menjalani Kuliah Sambil Bekerja dengan Seimbang, Ilmu Didapat dan Karier Cemerlang

Program ini merupakan evolusi dari pendekatan sebelumnya, yang mengintegrasikan kelebihan uap panas bumi dan pemanfaatan limbah non-B3 untuk membangun ekosistem pertanian dan perikanan yang berkelanjutan.

Program KANYAAH berjalan melalui empat pilar yang saling terhubung dalam skema ekonomi sirkuler:

  • Geothermal Organic Fertilizer (GeO-Fert) untuk mengatasi keterbatasan akses pupuk bagi petani,
  • Geothermal Farming untuk pembibitan dan budidaya tanaman hortikultura,
  • Geothermal Fishery untuk budidaya ikan air tawar berbasis pemanas geothermal, dan
  • Geothermal Food untuk pengolahan pascapanen.

Baca Juga: 3 Jenis Ransel untuk Traveling, Setiap Jenis Peruntukkannya Berbeda

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini