Kabar BUMN – Pada tahun 2025, Pertamina EP Zona 4 mengintensifkan berbagai langkah strategis dan terobosan inovatif guna meningkatkan cadangan serta produksi minyak bumi (crude oil).
Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan lebih dari 90 kegiatan pengeboran sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap penguatan ketahanan energi nasional.
Hingga akhir tahun, kinerja ini membuahkan capaian produksi sebesar 27.642 barel minyak per hari (BOPD) dan 530,9 juta kaki kubik standar gas per hari (MMSCFD).
Baca Juga: Besok! DAMRI Bagi-bagi Voucher Promo Hari Kartini untuk 1.000 Perempuan
Berkat hasil tersebut, Pertamina EP Zona 4 berhasil meraih lima penghargaan dalam forum Quarterly Development & Production Coordination Meeting yang membahas realisasi kinerja 2025 serta strategi target 2026, yang diselenggarakan oleh Pertamina Subholding Upstream pada 7–11 April 2026 di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Pertamina Subholding Upstream adalah salah satu anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang fokus pada kegiatan hulu migas (eksplorasi dan produksi) di seluruh Indonesia.
General Manager Pertamina EP Zona 4, Djujuwanto, menyatakan bahwa capaian ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap ketahanan energi.
Baca Juga: BTN Ajak Nasabah Jaga Bumi, Kini Poin balé Bisa Ditukar Jadi Bibit Mangrove
“PEP Zona 4 terus berinovasi untuk menekan natural decline, bahkan terjadi peningkatan angka produksi. Hal ini tidak lepas dari kerja keras seluruh pekerja PEP Zona 4 serta dukungan pemerintah dan masyarakat setempat,” jelasnya.
Sebagai energi yang tak terbarukan, produksi minyak bumi pada suatu struktur memang akan mengalami laju penurunan alami (natural decline).
Untuk itu, diperlukan pengembangan baru maupun optimasi sumur migas yang sudah ada untuk menjaga produksi nasional stabil.
Baca Juga: 20 Contoh Ucapan Selamat Hari Kartini yang Inspiratif, Cocok Dibagikan di Media Sosial
Strategi yang dipilih PEP Zona 4 dikatakan agresif karena melakukan upaya maksimal untuk mengoptimalkan dan menambah cadangan minyak secara tepat dengan memanfaatkan area di sekitar lapangan yang sudah ada dengan beberapa pendekatan.
Di antaranya, pemboran pada struktur geologi yang sama untuk menemukan potensi atau cadangan baru di area yang belum dilakukan pengeboran (step out).
Artikel Terkait
Salut! Pertamina EP Zona 4 Sukses Peroleh Tambahan Produksi 1.250 BOPD dan 1.096 MMSCFD dari Sumur LKT-01
Pertamina EP Zona 4 Bidik Produksi 30.305 BOPD pada 2026, Performa 2025 Jadi Modal Kuat
Dua Bulan Program Kelas Gratis, Pertamina EP Sangasanga Field Menggelar Graduation Day Kelas Bahasa Inggris
Jaga Pasokan Energi Nasional, Pertamina EP Zona 4 Tetap Beroperasi Penuh Saat Lebaran
Dongkrak Produksi Minyak, Pertamina EP Zona 4 Optimalkan 51 Sumur Eksisting Lewat Workover