Kabar BUMN - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mulai merasakan dampak positif dari strategi transformasi yang dijalankan perusahaan di tengah tekanan industri semen nasional.
Di saat pasar masih menghadapi kondisi kelebihan kapasitas, SIG tetap mampu menjaga tren pertumbuhan kinerja sekaligus mempersiapkan sumber pertumbuhan baru melalui penguatan pasar ekspor.
Pada kuartal I tahun 2026, SIG mencatat pendapatan sebesar Rp8,29 triliun atau meningkat 8,3% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Baca Juga: 8 Rekomendasi Toko Oleh-Oleh Haji dan Umroh di Jakarta, Lengkap dan Jadi Langganan Jemaah
Laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga mengalami kenaikan tajam sebesar 88,7% menjadi Rp80 miliar. Sementara itu, volume penjualan turut tumbuh 1,7% yoy menjadi 8,71 juta ton.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni menyampaikan bahwa hasil tersebut menjadi bukti keberhasilan strategi transformasi perusahaan dalam menjaga ketahanan bisnis sekaligus memperkuat pondasi pertumbuhan jangka panjang.
“SIG tidak hanya fokus menjaga kinerja jangka pendek, tetapi juga membangun sumber pertumbuhan baru yang lebih berkelanjutan. Transformasi bisnis yang dijalankan secara disiplin berhasil meningkatkan daya saing perusahaan di tengah tantangan industri,” kata Vita Mahreyni.
Baca Juga: Gedung Majapahit PT TIMAH Jadi Tempat UMKM Cari Rezeki di Bangka Barat
Lebih lanjut, Vita menjelaskan bahwa salah satu prioritas utama SIG saat ini adalah memperluas penetrasi pasar ekspor. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan tingkat utilisasi pabrik sekaligus membuka peluang pengembangan produk turunan bernilai tambah di pasar internasional.
Melalui anak usaha PT Solusi Bangun Indonesia Tbk bersama Taiheiyo Cement Corporation, SIG telah merampungkan pembangunan dermaga serta fasilitas produksi khusus ekspor di Tuban, Jawa Timur.
Fasilitas ini direncanakan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2026 dan akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekspansi ekspor SIG serta meningkatkan margin di tengah kompetisi domestik yang semakin ketat.
Baca Juga: KAI dan Pemerintah Percepat Penanganan Perlintasan Sebidang, 172 Titik Berisiko Segera Ditutup
“Rampungnya fasilitas ekspor di Tuban menjadi tonggak penting bagi SIG untuk memperkuat posisi di pasar internasional. Ekspor akan menjadi instrumen strategis untuk mengoptimalkan utilisasi sekaligus mendukung pertumbuhan profitabilitas Perseroan,” ujar Vita Mahreyni.
Dari sisi operasional, SIG terus memperkuat efektivitas transformasi melalui pengelolaan pasar mikro, optimalisasi portofolio produk, serta efisiensi biaya.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
SIG Raih 5 Sertifikat Platinum, Perkuat Posisi di Industri Semen Ramah Lingkungan
Belanja Suku Cadang Lokal SIG Melonjak, Dorong Kemandirian Industri Nasional
SIG Tuntaskan Proyek Strategis di Tuban, Siap Genjot Ekspor
SIG Tembus Pasar Eropa, Ekspor Perdana 11.275 MT Semen ke Reunion Island, Prancis
Beton Cepat Kering Jadi Solusi Baru, SIG Tawarkan Cara Efisien Kurangi Dampak Kemacetan