Anjungan lepas pantai yang sudah tidak digunakan dapat berfungsi sebagai habitat baru bagi berbagai biota laut dan pada akhirnya mendukung pelestarian ekosistem.
Sementara dari sisi operator industri minyak dan gas, metode ini dapat membantu menekan biaya pembongkaran, transportasi, serta pengelolaan fasilitas lepas pantai yang sudah tidak terpakai.
Baca Juga: Siap Terjun Saat Bencana, Volunteer ERG PT TIMAH Dapat Pembekalan Khusus
Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan, menegaskan bahwa perusahaan terus mengedepankan inovasi sosial dan lingkungan dalam pelaksanaan program CSR agar mampu memberikan dampak yang signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat serta lingkungan.
“Melalui berbagai inisiatif seperti Jaga Pesisir Kita dan Rig to Reef, kami tidak hanya berfokus pada perlindungan ekosistem, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat agar mereka dapat menjadi pelaku utama dalam menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir dan laut.
"Kami percaya bahwa kolaborasi, inovasi, dan keterlibatan masyarakat merupakan kunci untuk menciptakan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang,” tutup Dony.***
Artikel Terkait
Pertamina Hulu Indonesia Tunjukkan Kelasnya: Optimasi Biaya Kuat, Penghargaan ESG Pun Diraih
Safari Ramadan Pertamina Hulu Indonesia Perkuat Keselamatan Operasi dan Kepedulian Sosial di Wilayah Kerja
Libur Idulfitri, Pekerja Pertamina Hulu Indonesia Tetap Siaga Jaga Pasokan Energi
Pertamina Hulu Indonesia Borong Enam PROPER Hijau 2025, Bukti Komitmen Operasi Hulu Migas yang Berkelanjutan
Enam Inisiatif CSR Pertamina Hulu Indonesia Sabet Penghargaan Dunia di Bangkok