Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen PLN untuk menerangi negeri hingga pelosok Indonesia.
Menurutnya, kehadiran listrik ini juga merupakan wujud nyata hadirnya negara untuk mewujudkan energi berkeadilan bagi masyarakat.
Baca Juga: 4 Tips Cek Kelistrikan Aman dan Normal saat Membeli Rumah Bekas ala PLN
"Upaya ini selaras dengan prinsip Environmental, Social, & Government (ESG) yang menjadi prinsip kami menjalankan bisnis, juga mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan energi berkeadilan dan pemerataan pembangunan di Indonesia," ujar Darmawan.
Untuk memberikan akses listrik pada enam desa ini, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur I Gede Agung Sindu Putra mengatakan, PLN telah membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 29,28 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 35,88 (kms), dan 9 Unit Gardu berkapasitas 450 kilovolt ampere (kVA).
Infrastruktur kelistrikan yang dibangun ini, mampu menerangi enam desa yakni Desa Wolomeze, Desa Wolomeze 1, Desa Lanamai 1 Kecamatan Riung Barat Kabupaten Ngada.
Kemudian, Dusun Wancang, Dusun Nara dan Dusun Timbang Desa Ladur Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai, Desa Malimada Kecamatan Wewewa Utara Kabupaten Sumba Barat Daya dan Desa Alila Timur Dusun Batu Putih, Kecamatan Kabola di Kabupaten Alor.
"Kami mengharapkan jaringan yang sudah dibangun ini dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga bisa bermanfaat untuk perbaikan ekonomi masyarakat.
"Saya juga mohon pada masyarakat dapat membantu PLN untuk menjaga aset yang ada, agar listrik andal PLN terus bisa dinikmati masyarakat,” pungkas Sindu.***
Artikel Terkait
Pelanggan PLN, Akhir Tahun Ini Anda Bisa Monitor Sendiri Penggunaan Listrik Rumah Pakai Meteran Canggih PLN
4 Tips Cek Kelistrikan Aman dan Normal saat Membeli Rumah Bekas ala PLN
PLN Icon Plus Dorong Minat Belajar Pelajar di Payakumbuh
RUPS PLN: Sah! Pemerintah Terima Laporan PLN, Apresiasi Capaian Kinerja Terbaik Sepanjang Sejarah
Catatkan Kinerja Keuangan Terbaik, PLN Setor Dividen Rp2,19T dan Pajak Rp35,33T