Subakti juga mengungkapkan lebih lanjut, berdasarkan perhitungan indikator lalu lintas dengan teknologi berbasis Intelligent Transport System, Jasa Marga mampu memberikan perhitungan volume lalu lintas secara real time sehingga dapat dijadikan dasar dalam keputusan pengaturan lalu lintas oleh Kepolisian, baik contraflow maupun one way.
“Jasa Marga sebagai Perusahaan modern juga menerapkan Good Corporate Governance yang mendorong pengelolaan perusahaan secara profesional, transparan dan efisien yang juga dilengkapi dengan pengelolaan risiko dan sumber daya yang lebih efektif,” tambah Subakti.
Mahasiswa juga berinteraksi dengan pembicara melalui sesi tanya jawab, seperti Verrel Uziel, salah satu mahasiswa FIA UI menyampaikan rasa kagum terhadap kepemimpinan Direktur Utama Jasa Marga dalam mengawal bisnis, khususnya selama pandemi COVID-19 sehingga tahun ini dapat mewujudkan mudik yang aman, nyaman dan berkesan bagi pengguna jalan.
Sebelumnya Jasa Marga telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan UI dan menjajaki kerjasama pengembangan di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan kerjasama ini diharapkan dapat membantu Perseroan dalam mewujudkan upaya jalan tol berkelanjutan serta dapat memaksimalkan peran dan kontribusi para pihak bagi Bangsa dan Negara.***
Artikel Terkait
Momen Libur Panjang, Jasa Marga Catat Ada 335.394 Kendaraan Keluar Wilayah Jabodetabek
Selama Periode Libur Panjang 31 Mei-1 Juni 2023, Jasa Marga Catat Ada 335 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Jasa Marga Catat 342 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada 3-4 Juni 2023, Naik 12,8% dari Lalin Normal
Libur Panjang Berakhir, Jasa Marga Catat 154 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada 3 Juni 2023
Sukses Jaga Kualitas dan Efektivitas Program TJSL, Jasa Marga Sabet 2 Penghargaan di Ajang TOP CSR Award 2023