“Begitu juga dengan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai hingga PLTS atap,” imbuhnya.
Baca Juga: MLN Algeria, Lapangan Migas Pertama yang Dioperasikan Pertamina di Luar Negeri
Alexandra melanjutkan, sebagai salah satu perusahaan milik negara, Bank Mandiri juga terus menjalin kerja sama dengan perusahaan anak dan produsen kendaraan untuk mendukung program insentif pemerintah dalam pembelian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.
Kerjasama tersebut adalah aksi nyata komitmen persero dalam mendukung pengembangan EV Ecosystem dan sejalan dengan Peraturan Menteri Perindustrian No. 6 Tahun 2023 tentang Bantuan Kendaraan Bermotor Listrik.
“Bank Mandiri menyadari bahwa ESG telah menjadi tuntutan wajib bagi kita semua. Oleh karenanya kami berkomitmen untuk menjadi pemimpin dalam penerapan ESG” tegasnya.
Komitmen Bank Mandiri tersebut diwujudkan dengan mendukung program Pemerintah terkait Transisi Energi Terbarukan dan Ekonomi Rendah Karbon melalui berbagai pengembangan produk berkelanjutan.
Tak hanya itu, Bank Mandiri juga melakukan pengembangan produk berkelanjutan seperti Sustainability Linked Loan, kepada debitur Sektor dengan Emisi Karbon tinggi seperti industri semen dan peternakan. Dengan skema pembiayaan tersebut, Bank Mandiri berharap dapat mendorong debitur bertransisi menuju kegiatan usaha yang lebih ramah lingkungan.***
Artikel Terkait
Tagihan Listrik Belum Keluar? Gunakan Fitur Catat Meter Mandiri PLN Mobile
Cara Buka Rekening Melalui Livin by Mandiri, Tak Perlu datang ke Kantor Bank Mandiri
Bank Mandiri Sabet Gelar Bank Terbaik di Indonesia Kategori KBMI 4 dari Majalah Investor
Dukung Pencapaian Net Zero Emission (NZE) 2060, Bank Mandiri Konsisten Dorong Aspek ESG
Loker BUMN: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Bisa Anda Lamar