Kabar BUMN - Seketika butiran air mata mengalir sendirinya mengaduk emosi kala Jalal mendengar dengan seksama suara seorang wanita di ujung telepon.
Ia tak berhenti mengucap syukur saat bait-bait kalimat terucap dari pelatih senam rhytmic Special Olympics Indonesia (SOIna) Riau, Wa Ode Arni Tamara yang menelfon langsung dari Negeri Panser, Jerman.
Kepada Jalal, Arni mengatakan putri kecilnya, Nur Azizah yang berlaga di Special Olympics World Games 2023 Berlin, berhasil meraih medali emas.
Baca Juga: Jelang Palm Co, PTPN V Berhasil Kantongi 100 Persen Sertifikasi RSPO
Apalagi, medali itu merupakan emas pertama yang diraih Indonesia.
Untuk sewaktu-waktu, Jalal sempat merasa bahwa telfon itu seperti mimpi.
Saya tak menyangka putrinya menjadi yang terbaik di ajang bergengsi bagi para atlet berkebutuhan khusus dunia yang diikuti 187 negara itu.
Baca Juga: Geliat Ekonomi Desa Binaan Kebun Tandun PTPN V
"Saya, istri saya dan keluarga yang saat itu sedang berkumpul di rumah langsung sujud syukur. Kami menangis bahagia.
"Tak ada sedikitpun kata yang bisa menggambarkan kebahagiaan kami semua saat itu," kata Jalal saat ditemui di gudangnya di Sei Pagar, Kabupaten Kampar, Riau, Kamis (22/6/2023).
Nur Azizah merupakan salah satu atlet Indonesia yang berlaga di SOWG 2023 Jerman.
Baca Juga: Persentase Plasma PTPN V Terluas di Riau
Gadis 19 tahun yang turun di nomor pertandingan alat simpai dan bola tersebut sukses meraih medali emas perdana untuk Indonesia.
Azizah sendiri merupakan putri dari pasangan Jalaludin Sinaga (56) pensiunan PT Perkebunan Nusantara V dan Ernalina Br Ginting (51).