3. Pencegahan dan Pengendalian Polusi
4. Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan Yang Berkelanjutan
5. Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat dan Air
6. Transportasi Ramah Lingkungan
Baca Juga: Fungsi Research Technology & Innovation, Pertamina Gencar Kembangkan Inovasi Berbasis Teknologi
7. Pengelolaan Air dan Air Limbah Yang Berkelanjutan
8. Adaptasi Perubahan Iklim
9. Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (Eco-Efficient)
Baca Juga: Sambut Libur Panjang Idul Adha, PT KAI Resmi Tambah 18 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh
10. Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Standar Atau Sertifikasi yang Diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional
11. Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain dari Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan Lainnya
Terkait alokasi, Bank Mandiri akan fokus pada kegiatan usaha yang masuk dalam kategori Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan serta Energi Terbarukan. Hal ini sejalan dengan program prioritas pemerintah dalam mencapai target keberlanjutan nasional.
Baca Juga: Setelah Tes Online 1, Apa Tahap Rekrutmen Bersama BUMN 2023 Selanjutnya? Lakukan Persiapan Ini
“Penerbitan Green Bond ini merupakan perwujudan komitmen dan konsistensi Bank Mandiri dalam implementasi Keuangan Berkelanjutan serta aspirasi Bank Mandiri untuk menjadi Indonesia’s Sustainability Champion For A Better Future melalui pengembangan berbagai produk dan layanan keuangan berkelanjutan sebagai alternatif produk keuangan yang tak hanya memberikan imbal hasil bagi investor, namun juga memberikan dampak positif bagi lingkungan,” pungkas Alexandra.
Ini bukan pertama kalinya Bank Mandiri menggalang dana berbasis ESG. Sebelumnya, Bank Mandiri telah menghimpun dana berbasis ESG melalui Sustainability Bond senilai US$ 300 Juta dengan permintaan (oversubscription) lebih dari 8.3 kali.