rilis-bumn

Buah dari Temu Pra Bisnis, Pertamina dan Kemenparekraf Kini Berkolaborasi Dukung Industri Perhotelan di Jabar

Selasa, 27 Juni 2023 | 21:30 WIB
Pertamina dan Kemenparekraf berkolaborasi untuk memperkuat rantai pasok industri perhotelan di wilayah Jawa Barat. (Dok.PT Pertamina (Persero))

Kabar BUMN - Berawal dari pertemuan pra bisnis PT Pertamina (Persero) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada 23 Juni 2023 lalu di Bandung, kedua belah pihak kini melakukan kolaborasi.

Kolaborasi Pertamina dan Kemenparekraf tersebut dilakukan untuk memperkuat rantai pasok industri perhotelan di Jawa Barat.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengakselerasi, mendorong persentase peningkatan tingkat komponen produk lokal, omset, supply dan demand, serta penyerapan tenaga kerja dalam penguatan rantai pasok industri perhotelan dan pariwisata khususnya di Jawa Barat dari sektor UMKM.

Baca Juga: Peringati Idul Adha, Brantas Abipraya Salurkan Hewan Qurban

Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pertamina kepada Pemerintah untuk mengembangkan sektor pelaku industri pariwisata Indonesia.

"Melalui temu bisnis tersebut, Pertamina selaku BUMN siap mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas dan profesional terutama guna mendukung industri hotel, restoran dan kafe (horeka) di Jawa Barat," jelas VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso.

Menurut Fadjar, Pertamina dan Kemenparekraf akan berperan aktif dengan memberikan pemahaman mengenai kebijakan, program dan strategi pengembangan sektor industri pariwisata dan UMKM khususnya daerah di Jawa Barat, termasuk peluang investasi yang tersedia.

Baca Juga: Makan Dalam Porsi Kecil, Cara Menikmati Daging Kambing Dengan Sehat dan Tidak Membuat Kolesterol

“Pertamina meyakini, kolaborasi ini mampu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan sektor pariwisata. Selain itu, akan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi daerah, seperti menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Fadjar.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Manajemen Industri Kemenparekraf/Baparekraf, Syaifullah meyakini bahwa kolaborasi antar pelaku industri akan menciptakan sinergi yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.

Hal itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang menekankan pentingnya menggerakkan pertumbuhan ekonomi dengan mendorong kemitraan antara industri pariwisata dan industri kecil.***

Baca Juga: Sinopsis Drama Baru King The Land yang Dibintangi Yoona dan Junho, Tayang di Netflix Mulai Hari Ini!

“Menjadi tugas kita, untuk bisa memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh para pengusaha kecil dalam hal ini UMKM, salah satunya dengan menjembatani kerja sama antara sektor UMKM dan pariwisata sebagai fokus utama pengembangan ekonomi. Selain itu melalui gerakan nasional 'Bangga Buatan Indonesia", Presiden Joko Widodo mengajak kita semua untuk selalu membeli produk-produk UMKM, hal itu diharapkan dapat meningkatkan daya saing,” ungkap Syaifullah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Benny Bachtiar, menyampaikan bahwa lokomotif perekonomian yang dimiliki oleh Jawa Barat adalah sektor pariwisata yang di dalamnya terdapat 17 sub sektor industri kreatif.

Menurutnya, industri tersebut dapat menjadi salah satu kekuatan ekonomi di Indonesia, mengingat negara ini memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang luar biasa.

Halaman:

Tags

Terkini