Kabar BUMN - Indonesia sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia tentu memiliki sumber daya laut yang besar.
Tentu menjaga kelestarian laut tersebut menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakt.
Ekosistem laut mencakup 71% ekosistem bumi, sehingga pelestariannya menjadi kunci dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Bank Mandiri berkomitmen mendukung pelestarian ekosistem laut dalam kerangka kerja Environment, Social, and Governance (ESG) untuk mencapai SDGs, khususnya tujuan ke-14, yakni ekosistem laut (life below water).
Salah satu inisiatif yang dilakukan oleh Bank Mandiri adalah berkolaborasi dengan kelompok nelayan Bangsring Underwater.
Kejra sama ini bertujuan untuk mengembangkan kawasan ekowisata di perairan Selat Bali, Banyuwangi, Jawa Timur.
Kolaborasi tersebut berupa penanaman atau transplantasi 1.000 bibit terumbu karang pada 16 Maret 2023 di destinasi wisata yang dikenal dengan singkatan "Bunder" tersebut.
Vice President Bank Mandiri, I Gede Arimbawa Yasa menilai kolaborasi ini dapat memberi dampak positif, khusunya di kawasan Selat Bali.
Baca Juga: Sinopsis My Lovely Liar, Drama Korea yang Dibintangi Kim So Hyun dan Hwang Minhyun
"Penamaman ini merupakan kolaborasi kami dengan komunitas nelayan di Bangsring untuk merehabilitasi ekosistem biota laut di perairan selat Bali."
"Selain itu, juga untuk mengembalikan masa depan Desa Bangsring," kata I Gede Arimbawa Yasa.
Ini bukan kali pertama Bank Mandiri berkolaborasi dengan warga di Basring Underwater.
Sebelumnya, Bank Mandiri telah melakukan inisiatif dari aspek Sosial, yang merupakan pilar kedua ESG, sebagai upaya membangkitkan kembali ekonomi warga Bangsring yang sempat terpuruk.