Kabar BUMN - Idul Adha merupakan momen yang penuh keberkahan, mengajarkan kita untuk berbagi dan merasakan kebahagiaan bersama.
Tidak hanya sekadar merayakan keberkahan hari raya, tetapi juga memahami pentingnya menjaga gizi dan keseimbangan nutrisi dalam makanan yang kita konsumsi.
Dalam semangat ini, PT Pertamina Bina Medika – Indonesia Healthcare Corporation (Pertamedika IHC) sebagai Holding Rumah Sakit (RS) BUMN berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanannya melalui edukasi dan informasi kesehatan kepada masyarakat.
Pertamedika IHC turut mendukung kampanye kesadaran akan pentingnya mengonsumsi daging hewan kurban dengan bijak dan sehat.
Baca Juga: Sat Set Jadi, Berikut Resep Rendang Praktis Pakai Bumbu Instan
Direktur Utama Pertamedika IHC drg. Mira Dyah Wahyuni, MARS mengatakan, Pertamedika IHC memiliki peran tidak hanya menyediakan pelayanan medis yang berkualitas.
Namun, juga untuk menjadi sumber informasi yang bermanfaat dan terpercaya bagi masyarakat dalam hal kesehatan dan gaya hidup sehat.
"Kami percaya bahwa merayakan tradisi keagamaan seharusnya tidak hanya berfokus pada aspek spiritual saja, tetapi juga mencakup perhatian terhadap kesehatan fisik kita," kata Mira.
"Oleh karena itu, meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan saat merayakan Idul Adha melalui edukasi yang komprehensif adalah bagian dari komitmen kami untuk mendorong masyarakat mengadopsi gaya hidup sehat dan menghargai pentingnya nutrisi yang seimbang," sambungnya.
Baca Juga: Dijamin Tidak Bau Prengus, Ide Resep Sate Kambing untuk Mengolah Daging Kurban Saat Idul Adha
Sementara itu, Dokter Spesialis Gizi dari IHC RS Pertamina Balikpapan dr. Silvia Pagitta Tarigan, M.Gizi, Sp.GK membagikan tips sehat dalam mengonsumsi daging hewan kurban di Hari Raya Idul Adha.
Menurut Silvia, dalam rangka menjaga kualitas hidup yang baik, penting bagi kita untuk mengenali dan mempraktikkan langkah-langkah sehat dalam mengolah dan mengonsumsi daging hewan kurban.
"Dalam rangka menjaga kualitas hidup yang baik, penting bagi kita untuk mengenali dan mempraktikkan langkah-langkah sehat dalam mengolah dan mengonsumsi daging hewan kurban," tutur Silvia.
"Kita seringkali tergoda untuk berlebihan dalam mengonsumsi daging hewan kurban, tanpa memperhatikan konsekuensi yang mungkin timbul terhadap kesehatan kita."