rilis-bumn

Empat Startup Terpilih dari Program Connext PLN Akan Kembangkan Bisnis Beyond kWh

Jumat, 14 Juli 2023 | 15:30 WIB
Jajaran direksi PLN saat melakukan kunjungan ke salah satu fasilitas waste station yang dikelola startup waste management bernama rekosistem di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan. (Dok. PLN)

“Program inkubasi dan kolaborasi startup ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas pelayanan, pengembangan teknologi, dan pengembangan model bisnis yang lebih berkelanjutan," ungkapnya.

Hartanto menambahkan, bagi para peserta Connext yang telah lolos seleksi akan menjalani masa inkubasi hingga Oktober 2023.

Baca Juga: Jalin 28 Kerja Sama pada EBTKE Conex 2023, PLN Ambil Langkah Agresif dalam Transisi Energi

Imajin, adalah startup yang bergerak dalam industri manufaktur mulai pembuatan molds, dies, parts hingga penyewaan mesin CNC (Computer Numerical Control). (Dok. PLN)

Adapun, fasilitas yang didapatkan inkubasi startup, antara lain proses diagnosa agar startup bisa mencapai product-market fit, mengadakan group coaching dengan para mentor secara hybrid, serta ada sesi mentoring antara mentor dengan startup secara daring.

“Kegiatan ini terdiri dari, diagnosa sektor bisnis dan perusahaan startup secara daring, sesi one on one dengan coach untuk fokus membahas kolaborasi strategi produk, tim, teknologi, skill bisnis, dan marketing.

"Nanti pada puncak acara atau demo day, dimana para peserta akan mempresentasikan ide produk yang akan dikolaborasikan dengan ekosistem PLN,” tambahnya.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Libatkan PLN-ACWA Power Kembangkan Green Hidrogen & Green Amonia di Kawasan Petrokimia Gresik

Selepas dari program inkubasi, para peserta startup diharapkan sudah siap untuk mengeksplorasi lebih lanjut kesiapan produk dan layanannya untuk bersinergi dengan ekosistem PLN.

“Melalui program inkubasi dan kolaborasi bersama dengan startup terpilih, kami berharap upaya ini mampu menciptakan sinergi untuk mendukung pengembangan teknologi dan model bisnis yang lebih inovatif serta berkelanjutan dalam sektor energi kelistrikan,” ungkap Hartanto.

Program Connext ini fokus berkolaborasi dengan startup yang berada di sektor bisnis consumer dan berhubungan dengan energi seperti ekosistem kendaraan listrik, pengoptimalan bisnis dengan teknologi kelistrikan (khususnya untuk sektor teknologi agrikultur, teknologi food and beverages, cold chain, dan manufaktur), energi hijau, dan model shared-economy (pergudangan dan stasiun pengisian listrik kendaraan).

Startup Kanggo (Dok. PLN)

Baca Juga: Perkuat Kapasitas SDM, PLN Kirim Ratusan Pegawai Tugas Belajar ke Luar Negeri

Adapun keempat startup terpilih memiliki perkembangan bisnis masing-masing.

Fresh Factory misalnya, perusahaan rintisan ini bergerak di bidang bisnis online food & groceries dengan layanan cold storage atau manajemen penyimpanan makanan dan bahan makanan beku, serta layanan pemilihan produk, pengemasan produk, hingga pengiriman produk ke pelanggan via kurir.

Halaman:

Tags

Terkini