rilis-bumn

PGN Saka Terapkan Program Dekarbonisasi dalam Operasional Lifting Migas Dukung Target NZE

Senin, 17 Juli 2023 | 14:30 WIB
OPF Saka (Dok. PGN Saka)

Kabar BUMN - PT Saka Energi Indonesia (PGN Saka) selaku entitas anak perusahaan PT PGN Tbk, Subholding Gas Pertamina, menjalankan inisiatif program dekarbonisasi dalam menjalankan kegiatan operasi bisnisnya.

PGN Saka menjalankan kegiatan eksplorasi, eksploitasi, dan pengembangan usaha di bidang minyak dan gas bumi, gas metana baru bara (CBM), serta sumber energi lainnya.

Direktur Utama PGN Saka Avep Disasmita menerangkan bahwa program dekarbonisasi diterapkan pada sejumlah fasilitas offshore maupun onshore PGN Saka.

Baca Juga: Konservasi Mangrove PGN SAKA Berhasil Tanam 100.000 Bibit dan Berdayakan Ekowisata Mangrove

Sejumlah fasilitas yang ada dalam proses produksi yaitu Gas Processing Facility (GPF), Oil Treating Facility (OTF), dan LPG Facility (LPGF).

Dekarbonisasi yang dilakukan PGN Saka saat ini merupakan hasil penyusunan road map program inisiatif dekarbonisasi PGN Saka untuk periode 2022-2030.

Pertama adalah Solar Panel Offshore-Sidayu sebagai penambahan sumber energi yang secara independen untuk membarikan catu daya pada peralatan listrik pada fasilitas proses di proyek Sidayu.

Baca Juga: Upaya Dukung Program Net Zero Emission, PGN dan Pertamina NRE Jajaki Kerja sama Bisnis Rendah Karbon

Solar panel dengan kapasitas total 18.36 kWp dipasang untuk memenuhi kebutuhan energi listrik di Well Head Platform C (WHP-C) dan WHP-D.

Program ini dapat mereduksi emisi sebesar 67,42 ton CO2eq per semester, dengan potensi penghematan sebesar 25.052 liter solar.

Kedua adalah carbon offset.

Baca Juga: Jawa Bagian Barat Serap Gas Bumi 500–550 BBTUD, Andil PGN Penuhi Kebutuhan Energi Penggerak Ekonomi

Program ini diinisiasi karena dalam proses produksi gas dapat menghasilkan emisi gas CO2.

Dari hasil mitigasi, masih menyisakan sisa-sisa gas rumah kaca.

Halaman:

Tags

Terkini