Ia menjelaskan, sebelumnya Honda juga sudah mulai melakukan studi terkait penggunaan mobil listrik untuk konsumen di Indonesia dengan menggunakan mobil Honda e, dan studi ini akan melengkapi pembelajaran pihaknya khususnya untuk penggunaan kegiatan komersial.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Pertamina sebagai salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia yang memiliki visi sejalan dengan Honda untuk menciptakan teknologi yang ramah lingkungan di masa mendatang,” tsmbsh Kotaro.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menjelaskan bahwa sinergi antara Pertamina Group dengan Honda dalam bidang riset penggunaan mobil listrik ini memperkuat komitmen Pertamina dalam pengembangan ekosistem dan transisi energi.
Baca Juga: Sinergi BUMN, Metranet Kolaborasi dengan ID Food Hadirkan Platform market.idfood.co.id
"Partisipasi dua subholding Pertamina yakni Pertamina Patra Niaga dan Pertamina New Renewable Energy dalam kerjasama ini diharapkan mampu memberikan hasil riset yang faktual dan menggali potensi pengembangan ekosistem kendaraan listrik," ujarnya.
Senada, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan, mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah Pertamina Patra Niaga melalui anak usahanya Pertamina Retail yang mengoperasikan Bright Store, dalam mendorong transisi energi di lini bisnis Non-Fuel Retail.
Hal tersebut sekaligus mendorong utilisasi SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang saat ini sudah tersedia di sejumlah SPBU Green Energi Station di wilayah Jakarta.
Baca Juga: Warga Solo, Ada Update Jadwal SIM Keliling Periode Agustus 2023
“Harapannya, melalui penggunaan electric 4-wheeler jenis mobil angkut barang, dapat menciptakan efisiensi sekaligus berkontribusi pada pengurangan emisi dalam operasional bisnis Non-Fuel Retail kami. Serta ke depan mendorong pelaku industri lainnya dalam mengutilisasi SPKLU atau charging station di SPBU Green Energy Station Pertamina,” ujar Riva.
Dannif Danusaputro selaku Chief Executive Officer Pertamina NRE mengatakan bahwa,bagi Pertamina NRE kerjasama ini akan menjadi milestone strategis karena Pertamina NRE juga memiliki fokus pada pengembangan ekosistem baterai dan kendaraan listrik dalam portfolio bisnisnya.
“Kami sangat menyambut baik kolaborasi yang positif antara Pertamina dan Honda. Saat ini pun Pertamina NRE berpartisipasi dalam ekosistem baterai dan kendaraan listrik melalui Indonesia Battery Corporation. Kami percaya bahwa kolaborasi berbagai pihak akan mempercepat terbangunnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” terang Dannif.
Baca Juga: Spot Diving yang Direkomendasikan Untuk Merayakan Kemerdekaan RI di 17 Agustus
Honda N-VAN EV Prototype yang digunakan dalam riset ini merupakan pengembangan dari model N-VAN, salah satu model kendaraan komersial yang sangat sukses dari Honda.
Pertama kali diperkenalkan di pasar Jepang pada tahun 2018, N-VAN banyak digunakan bukan hanya untuk penggunaan pribadi, tetapi untuk memenuhi kebutuhan mobilitas dalam kegiatan bisnis dan niaga, terutama dalam hal pengantaran barang.