rilis-bumn

Tak Hanya Berkualitas, Pertamina Jalankan Komitmen Hasilkan Produk Kilang Jadi Lebih Ramah Lingkungan

Sabtu, 19 Agustus 2023 | 17:00 WIB
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) berkomitmen untuk menghasilkan produk-produk olahan kilang berkualitas tinggi dan lebih ramah lingkungan. (DOK.PT Pertamina (Persero))

Kabar BUMN – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) sebagai Subholding Pertamina untuk bisnis pengolahan dan petrokimia berkomitmen menghasilkan produk-produk olahan kilang berkualitas tinggi dan lebih ramah lingkungan.

Kilang Cilacap dengan Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC) dan Kilang Balongan dengan proyek Kilang Langit Biru Balongan (KLBB) memasok BBM berkualitas untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Kilang Cilacap melalui Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC) yang selesai di tahun 2019 menghasilkan produk gasoline dengan kandungan sulfur setara EURO IV yang sebelumnya hanya dapat memproduksi gasoline dengan kandungan sulfur setara EURO II.

Baca Juga: Anggota BUMN Holding Pangan ID FOOD Kompak Peringati HUT ke 78 RI di Kantor Pusat PT Sang Hyang Seri

Dengan kualitas setara EURO IV tersebut, kandungan Sulfur pada sebagian BBM produksi kilang Cilacap berada di bawah 50 ppm dari sebelumnya sebesar 150 – 300 ppm.

Penurunan emisi yang dihasilkan menjadi 0.11 gram SOx Eq/liter yang sebelumnya sebesar 0.68 gram SOx Eq/liter atau turun jauh hingga 83%.

Adapun produk-produk yang dihasilkan di Kilang Cilacap yakni Solar, Pertamax, Pertalite, Pertamina Turbo, Pertamina Dex, produk Petrokimia, lube base.

Baca Juga: Peringati HUT ke 78 RI, Len Industri Serahkan Bantuan Pendidikan ke 78 Siswa di Jawa Barat

Produk BBM dan LPG dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan BBM di area Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogjakarta. Kapasitas pengolahan kilang Cilacap saat ini adalah yang terbesar di Indonesia, yaitu 348 KPBD.

Direktur Utama KPI, Taufik Aditiyawarman menjelaskan bahwa Kilang Cilacap telah menyelesaikan Tahap I proyek Green Refinery pada Februari 2022 lalu.

Dengan selesainya Tahap I tersebut, Kilang Cilacap telah dapat memproduksi produk yang lebih ramah lingkungan, yakni Green Diesel dengan kandungan sulfur setara Euro V dengan kapasitas produksi 2500 BPD dan telah mendapatkan pengakuan sertifikat International Sustainability Carbon Certification (ISCC).

Baca Juga: Pantas Jadi Tempat Wisata Paling Hits di Yogyakarta, Vibes Sungai Cantik Ini Memang Seperti di Luar Negeri

Selain itu, dari unit yang sama, Kilang Cilacap saat ini juga telah berhasil memproduksi Sustainable Aviation Fuel (SAF) .

“Uji coba penerbangan perdana menggunakan bahan bakar nabati, campuran Bioavtur 2,4% yang dikenal dengan SAF 2.4J telah terlaksana menempuh jarak Bandung - Jakarta menggunakan pesawat CN235 pada 6 Oktober 2021. SAF menghasilkan emisi lebih rendah, yaitu 0.2948 kg CO2 Eg/liter dibandingkan Avtur Fossil 0.2995 kg CO2 Eq/liter,” jelas Taufik.

Halaman:

Tags

Terkini