rilis-bumn

Presiden Jokowi Jadi Saksi, PLN Resmi Jalin Kerja Sama dengan TANESCO

Kamis, 24 Agustus 2023 | 08:45 WIB
Foto bersama pimpinan perusahaan BUMN dan swasta asal Indonesia di sela kunjungan Pemerintah Republik Indonesia ke Tanzania. (BPMI Setpres.)

Kabar BUMN - PT PLN (Persero) resmi menjalin kerja sama kerja dengan perusahaan listrik asal Tanzania, Tanzania Electric Supply Co Ltd (TANESCO).

TANESCO memang berencana mengadopsi transformasi bisnis yang telah dilakukan PT PLN (Persero) selama ini.

Rencananya Tanesco akan melakukan pengembangan serupa di Afrika.

Hal tersebut ditandai dengan kerja sama bisnis antara PLN dan TANESCO.

Baca Juga: Hadapi Tantangan Energi Global, Pertamina Persiapkan Sejumlah Langkah

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Memorendum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dengan Managing Director TANESCO, Maharage Chande pada Selasa (22/8/2023) lalu.

Acara penandatanganan MoU ini juga disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Darmawan Prasodjo menjelaskan, MoU yang dilakukan antara PLN dan TANESCO merupakan langkah lanjutan dari pertemuan sebelumnya dengan Menteri Energi Tanzania, January Makamba dan Manajemen TANESCO.

Baca Juga: Piala AFF U-23 2023 - Janji Shin Tae-yong Jelang Timnas U-23 Indonesia Jumpa Thailand di Babak Semifinal

Pertemuan itu sendiri membahas kerja sama pengembangan ekosistem sektor ketenagalistrikan Tanzania.

"PLN memiliki pengalaman dan success story yang dapat dibagikan dan diimplementasikan di Tanzania, terutama dalam hal pengelolaan sumber daya manusia, transformasi dan digitalisasi di sektor ketenagalistrikan," kata Darmawan.

"Untuk itu kami akan semaksimal mungkin pada kerja sama ini, karena keberhasil PLN juga akan menjadi prestasi bagi Indonesia," imbuhnya.

Baca Juga: Lihat Satwa Langka dari Dekat di Savana Bekol, Rasakan Sensasi Liburan Layaknya di Afrika

Managing Director TANESCO, Maharage Chande menjelaskan langkah transformasi bisnis yang dilakukan PLN bisa diadopsi oleh pihaknya untuk membuat sistem kelistrikan di Afrika Timur.

Halaman:

Tags

Terkini