Sebagai bagian dari sirip Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), Jalan Tol Pekanbaru Bangkinang termasuk rest area, diharapkan bukan hanya menjadi tempat transit pengendara, namun juga digunakan sebagai sarana bersosialisasi masyarakat sekaligus sentra ekonomi kreatif.
Baca Juga: Bangun dan Operasikan Jalan Tol Trans Sumatera, Hutama Karya Terapkan Prinsip GCG di Segala Aspek
Tantangan dalam pengerjaan rest area Pekanbaru – Bangkinang diantaranya adalah adanya momen-momen khusus seperti libur Lebaran.
Adanya momen libur Lebaran ini mendatangkan pengguna jalan yang lebih banyak dibandingkan hari-hari biasa.
Oleh karenanya, rest area di STA 36+000 ini harus difungsionalkan selama libur lebaran untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna jalan tol.
Baca Juga: Mendorong Inovasi di Bidang Infrastruktur- Hutama Karya Group Hadir di INARI Expo 2023
Tim proyek harus mengoptimalkan pekerjaan di lapangan agar rest area bisa difungsionalkan saat libur Lebaran.
"Selama libur Lebaran tersebut, tentu proses pengerjaan rest area pun harus ditunda sementara waktu,” ujar Direktur Utama HKI Aji Prasetyanti.
Rest area ini akan menjadi sarana penunjang bagi pengguna Jalan Tol Tol Pekanbaru – Bangkinang.
Dengan semakin lengkapnya fasilitas dan kemudahan akses melalui Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang, diharapkan bahwa investasi di bidang perikanan, perkebunan, dan tambang di sekitar Riau dapat meningkat.
Wisata daerah setempat seperti Kawasan Pariwisata Candi Muara Takus dan Objek Wisata Sungai Hijau Kampar juga diharapkan akan mengalami peningkatan kunjungan setelah keseluruhan fasilitas Jalan Tol Pekanbaru – Bangkinang sudah digunakan secara optimal.
Sebagai informasi, hingga saat ini, HKI masih mengerjakan sejumlah proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) lainnya seperti Jalan Tol Padang-Sicincin, Jalan Tol Binjai – Pangkalan Brandan Zona II dan IV, Jalan Tol Bangkinang-Pangkalan, serta Jalan Tol Lingkar Pekanbaru.
Untuk proyek non JTTS, HKI kini tengah mengerjakan proyek SMO Construction Services di PHR Riau, Penggantian Jembatan Callender Hamilton (CH) di Pulau Jawa, dan Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Paket II.***