Adapun jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Pototano pada tahun 2022 mencapai 1.056.973 orang dan total kendaraan sebanyak 352.461 unit dengan rincian 156.165 unit kendaraan roda 2 dan 196.296 unit untuk kendaraan roda 4.
Sementara itu, sejak Januari hingga September 2023 jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Pototano mencapai 897.029 orang dan total kendaraan sebanyak 299.603 unit dengan rincian 135.000 unit kendaraan roda 2 dan 164.603 unit kendaraan roda 4.
“Dari data tercatat, alur penyeberangan yang menghubungkan Pulau Lombok dan Sumbawa ini cukup ramai dilalui penumpang.
"Dengan jumlah total pada 2022 yang mencapai 1 juta lebih penumpang dan 800 ribu lebih unit kendaraan, keberadaan reservasi online ini diharapkan dapat membantu memperlancar arus logistik dan mobilisasi masyarakat,” jelas Shelvy.
Ia juga menambahkan reservasi secara daring ini dapat menghindarkan calon penumpang tidak kebagian tiket kapal Ferry atau pun menunggu keberangkatan kapal terlalu lama di pelabuhan.
Baca Juga: Komisi XI DPR RI Setujui PMN ASDP 12 Unit Kapal Senilai Rp 388 Miliar dalam Bentuk BMN
Inovasi ini memang dimaksudkan untuk mempermudah pengguna jasa dan membuat perjalanan menjadi lebih nyaman dan terencana.
Sejak diberlakukannya pembelian tiket online, pengguna jasa dapat membeli tiket sejak 60 hari sebelum keberangkatan.
Dengan demikian, ASDP memastikan sudah tidak ada penjualan tiket di pelabuhan dan menghimbau pengguna jasa untuk membeli tiket sejak jauh hari.***