“Artinya kita bertanggung jawab semua di sini," katanya.
Baca Juga: Dampingi Kunjungan Presiden di IKN, Dirut PLN Siap Penuhi Kebutuhan Listrik dari Energi Bersih
Erick berharap PLN terus mendorong pengembangan EBT seperti listrik dari matahari, angin, dan air.
Dia juga memuji groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 50 Megawatt (MW) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada Kamis (2/11/2023).
Menurutnya, itu adalah salah satu bukti keberhasilan dari tiga tahun lebih transformasi PLN.
Baca Juga: Hadirkan 100% Energi Bersih, Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan PLTS PLN di IKN Nusantara
"Kemarin saya menyaksikan sendiri di ibu kota IKN, PLN sudah mulai investasi listrik matahari, solar panel 50 MW.
“Artinya, ibu kota baru kita nanti listriknya hijau, kendaraannya hijau, digitalisasinya hijau," terangnya.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan, dengan arahan Menteri BUMN, PLN memulai transformasi tiga tahun lalu.
Baca Juga: CEO Forum 2023, Dirut PLN Ajak Kolaborasi Perusahaan Indonesia Bangun Bisnis Berkelanjutan
PLN membangun fondasi inovasi dan efisiensi, digitalisasi secara end to end berhasil membangun sistem operasi kelistrikan paling aman dan andal.
Memastikan financial sustainability jauh lebih sehat.
"Hasil dari transformasi digital mampu membuat PLN mencatatkan kinerja keuangan terbaik sepanjang sejarah.
“Transformasi mengubah layanan PLN menjadi lebih responsif, memuaskan, dan berkeadilan," kata Darmawan.