Jasa Marga memperoleh pendapatan usaha lain dari bisnis anak usahanya, antara lain:
1. PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), yang bergerak pada bidang jasa layanan pengoperasian jalan tol, pengelolaan parkir di luar badan jalan (off-street parking), pengelolaan transaksi pembayaran, penyedia jasa pembayaran, serta penyedia sistem teknologi dan informasi
2. PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), Perseroan juga menyediakan layanan pemenuhan SPM untuk jalan tol di bidang preservasi dengan keahlian khusus pemeliharaan jalan tol untuk memastikan terciptanya keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Adapun lingkup pekerjaannya meliputi pemeliharaan jalan, jembatan, dan beautifikasi area jalan tol.
3. PT Jasamarga Related Business (JMRB), Perseroan memiliki bisnis prospektif yang masih terkait dengan jalan tol meliputi pengelolaan tempat istirahat dan pelayanan, pengembangan TCD dan TOD, serta penyewaan iklan dan lahan di sepanjang ruang milik jalan (rumija) tol.
Untuk meningkatkan efektivitas penanganan serta penyelesaian masalah hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Jasa Marga juga kembali menjalin kerja sama dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAM DATUN).
Kerja sama dengan JAM DATUN yang telah terjalin selama sepuluh tahun terakhir ini merupakan upaya dari Jasa Marga untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai BUMN yang bergerak di usaha jalan tol, serta meminimalisir risiko hukum bagi proses bisnis Perseroan, terlebih lagi saat ini terdapat sejumlah Proyek Strategis Nasional yang tengah dikerjakan oleh Jasa Marga.
Jasa Marga melanjutkan komitmennya dalam mewujudkan pengusahaan jalan tol yang andal, aman dan nyaman, berwawasan lingkungan serta berkelanjutan.
Di antaranya dicapai melalui predikat gold Green Toll Road Indonesia untuk tiga jalan tol yang dikelolanya yaitu Jalan Tol Gempol-Pandaan, Jalan Tol Pandaan-Malang dan Jalan Tol Bali Mandara.
Jasa Marga juga menggelar program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) bertajuk Gotong Royong Boyong Pohon yang diinisiasi oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui partisipasi karyawan untuk menanam sekitar 2.400 bibit pohon, yang tersebar mulai dari Kantor Pusat Jasa Marga hingga anak usaha Jasa Marga wilayah Jabotabek.
Di bidang pendidikan, Jasa Marga melalui Srikandi BUMN Jasa Marga berkolaborasi dengan Universitas Diponegoro (Undip) menggelar program Srikandi BUMN Goes to Campus dengan mengusung tema “Inovasi dan Teknologi, Perkuat Konektivitas Negeri”, Jasa Marga mengajak sekitar 360 orang mahasiswa Undip untuk semakin adaptif mengoptimalkan inovasi dan teknologi dalam berkontribusi kepada negeri.
Jasa Marga juga kembali menunjukkan komitmennya dalam membina dan mengembangkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk terus naik kelas dengan berpartisipasi dalam sejumlah pameran hingga kegiatan bimbingan teknis sertifikasi halal.