rilis-bumn

Siap Jadi Pemain Utama Clean Ammonia, Pupuk Indonesia Tunjukkan Roadmap Pengembangannya Sampai Tahun 2050

Kamis, 7 Desember 2023 | 20:45 WIB
Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi dalam 28th Conference of Parties (COP28), Dubai. (DOK. Pupuk Indonesia)

CCS sendiri merupakan teknologi yang mampu menangkap emisi karbon di udara dan menyimpannya dalam sebuah storage.

Baca Juga: Sinergi Bersama PLN, Pupuk Indonesia Dukung Pengembangan Ekosistem Industri Hijau

Selanjutnya, emisi karbon disalurkan dan diinjeksikan ke sumur minyak dan gas tua untuk meningkatkan produksinya.

Selain teknologi CCS, pengembangan clean ammonia di Indonesia juga ditopang potensi renewable energy sebesar 3.700 giga watt, dimana yang terbesar berasal dari tenaga surya.

Energi bersih ini menjadi sumber utama untuk menghasilkan green hydrogen, yang kemudian dapat dikonversi Pupuk Indonesia menjadi green ammonia.

Baca Juga: Sambut Musim Tanam, Pupuk Indonesia Siapkan 5.455 Ton Pupuk Bersubsidi untuk Jaga Pasokan di Provinsi Jambi

Menurut Rahmad, Pupuk Indonesia memiliki sumber daya yang memadai untuk pengembangan clean ammonia.

“Mulai dari fasilitas eksisting untuk konversi green hydrogen menjadi green ammonia, keahlian dan pengetahuan dalam memproduksi amonia, pengalaman mengelola dan mendistribusikan amonia, hingga memiliki Kawasan Industri Hijau di Lhokseumawe, Aceh,” jelas Rahmad.

Dengan potensi dan keahlian tersebut, lanjutnya, Pupuk Indonesia telah menyiapkan roadmap pengembangan clean ammonia.

Baca Juga: Pupuk Indonesia dan Bank Mandiri Menandatangani Kerja Sama Pembiayaan Hijau

Pada tahun 2023-2025, Pupuk Indonesia menyusun rencana dan Final Investment Decision (FID) pengembangan blue ammonia dan green ammonia.

Pada tahun 2026 akan memulai konstruksi pabrik clean ammonia di Jawa Timur dan Aceh. 2028 mulai mengoperasikan pabrik green ammonia dalam skala kecil.

Lalu, pada tahun 2030 mulai mengoperasikan pabrik blue ammonia dan utilisasi teknologi CCS.

Baca Juga: Dukung Program Percepatan Tanam, Pupuk Indonesia Sediakan 1,13 Juta Ton Pupuk Bersubsidi

Pengembangan clean ammonia akan semakin besar pada 2050. Pada titik ini, Pupuk Indonesia diharapkan sudah dapat meningkatkan produksi amonia dari 7 juta ton per tahun pada 2023 menjadi 12,9 juta ton per tahun di 2050.

Halaman:

Tags

Terkini