"Acara hari ini adalah bagaimana kita bisa terus scale things up yang sudah ada di PLN. Ide dan inovasi dari teman-teman startup ini akan menjadi berkah bagi PLN sekaligus membangun kapasitas nasional, menggunakan produk nasional tanpa import, dan membuka lapangan kerja," kata Darmawan.
Baca Juga: Melalui Jamedlink, Jasa Marga Kini Menjadi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Dalam program ini, PLN membuka kolaborasi di tiga kategori penting yakni customer focus dan smart ecosystem, alternatif energi, dan share economic model.
Ketiga kategori tersebut bertujuan untuk menggali berbagai inovasi teknologi dalam rangka mitigasi perubahan iklim melalui pemanfaatan energi baru terbarukan.
Pada tahun 2024, PLN akan mengambil peran aktif dan strategis sebagai episentrum startup energi dan beyond kWh dengan melakukan serangkaian inisiatif.
Baca Juga: Beda Negara, Beda Pula Tradisinya, Ini 6 Tradisi Natal yang Unik di Berbagai Negara
Mulai dari membangun komunitas startup energi dan beyond kWh, melakukan penjajakan dan komunikasi dengan startup energi global serta melanjutkan program akselerasi kolaborasi dan inkubasi dengan startup.
“Harapannya dengan menggabungkan solusi teknologi dari startup serta kekuatan aset, jaringan, dan sumber daya PLN Grup dan sektor swasta/pemerintahan yang lain, maka akan terbentuk simbiosis mutualisme yang bermuara pada kemajuan Indonesia,” ujar Darmawan.
PLN Grup sebagai pemimpin transisi energi sendiri dalam setahun ini telah menjajaki potensi kolaborasi dengan lebih dari 30 startup.
Baca Juga: Dukung Upaya Kemanusiaan, Aksi Donor Darah Elnusa Kumpulkan 546 Kantong Darah Sepanjang 2023
Saat ini PLN telah mencanangkan program Accelerated Renewable Energy Development sebagai jalan menuju pencapaian NZE 2060.
PLN percaya bahwa program ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan, di mana perusahaan startup di sektor energi dapat menjadi bagian yang memanfaatkan momentum pertumbuhan tersebut.
Saat ini, terdapat decacorn (market capitalization/ valuasi USD 10 Milyar) asal Indonesia telah lahir, dan masih terdapat puluhan perusahaan unicorn (market capitalization/ valuasi USD 1 Milyar) yang masih mempunyai potensi untuk tumbuh menjadi decacorn.
Namun demikian, belum satu pun perusahaan yang bergerak di sektor energi.