Beberapa artis dan band ternama juga akan memeriahkan acara ini seperti Aldi Taher, Dikta, Okaay, Hindia, dan sebagainya.
Di The Mandalika akan diselenggarakan Festival Mandalika Seru yang merupakan festival menyambut tahun baru di Pantai Kuta Mandalika pada 31 Desember 2023.
Festival ini akan menghadirkan berbagai hiburan seru, seni dan kuliner, serta panggung hiburan penuh gemerlap yang dimeriahkan band papan atas seperti Geisha, dan band lokal “Brown Lovis” dan “After Shock”.
Ada pula live DJ “Rebecca & Party Spasi” yang akan menyajikan musik modern untuk mengajak pengunjung berdansa sepanjang malam.
“Acara di The Mandalika dilengkapi dengan sajian kuliner lokal dan pertunjukan kembang api spektakuler yang akan memeriahkan puncak acara pada malam pergantian tahun. Sementara di Pullman Mandalika juga menggelar berbagai event untuk menyambut Natal dan Tahun Baru yang tak kalah meriah,” kata Troy Warokka, Direktur Operasi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC).
Maya Watono menyebut, penyelenggaraan event pada destinasi pariwisata sebagai hal yang penting karena event adalah katalis pengembangan destinasi.
Karena itu, InJourney Group menghadirkan berbagai event yang menarik secara serentak di seluruh anak usaha, sehingga tercipta sebuah ekosistem pariwisata.
“Penyelenggaraan event, terutama yang berskala internasional, diharapkan bisa membuat industri pariwisata yang berkesinambungan sehingga tercipta satu pondasi yang kuat pada industri ini. Dengan demikian, dampak ekonomi yang diberikan juga bisa sangat luas,” tutur Maya.
“Bercermin pada beberapa event internasional yang sukses diselenggarakan oleh InJourney Group seperti MotoGP yang memberikan dampak ekonomi hingga Rp4,6 triliun, dan juga F1Powerboat sebesar Rp1,7 triliun,” tambahnya.
“InJourney sebagai Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung, berkomitmen untuk terus menghadirkan event dan atraksi menarik di sejumlah destinasi pariwisata sehingga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat untuk menghabiskan malam tahun barunya. Hal ini juga sekaligus mendorong agar masyarakat tetap berwisata di dalam negeri serta memberikan dampak ekonomi dan multiplier effect yang luas,” pungkas Maya Watono.