Kabar BUMN – Menyambut Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru 2023/2024), bandara di bawah kelolaan InJourney Group melakukan berbagai persiapan untuk memastikan perjalanan penumpang berjalan lancar tanpa hambatan.
Persiapan matang dilakukan untuk mengantisipasi pergerakan masyarakat yang diperkirakan meningkat signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu.
“Melihat tren pariwisata yang naik, kami di InJourney Group berupaya menangkap peluang tersebut dengan melakukan berbagai persiapan untuk memastikan perjalanan penumpang yang melalui bandara InJourney Group dapat berjalan lancar tanpa hambatan dan dapat menikmati kunjungan ke destinasi wisata dengan nyaman,” kata Maya Watono, Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney.
Angka kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara ke Indonesia memang terus meningkat.
Selama Oktober 2023, tercatat ada pergerakan wisatawan nusantara sebanyak 62,7 juta.
Pada libur Nataru 2023/2024, diperkirakan ada peningkatan kunjungan wisatawan yang cukup tinggi.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI melalui Badan Kebijakan Transportasi, pergerakan masyarakat selama angkutan Natal dan Tahun Baru 2023/2024 diperkirakan mencapai 107,63 juta orang.
Angka itu meningkat tajam hingga 143,7% jika dibandingkan pergerakan selama Nataru 2022/2023 yang mencapai 44,2 juta.
Dari jumlah pergerakan masyarakat tersebut, diperkirakan ada 7,6 juta penumpang udara yang melakukan penerbangan melalui bandara-bandara di bawah InJourney Group yakni Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II.
Rinciannya, untuk trafik di 15 bandara yang dikelola Angkasa Pura I diperkirakan mencapai 3,6 juta yang berarti meningkat 25% dibandingkan tahun 2022.
Sementara jumlah penerbangan mencapai 29 ribu penerbangan, atau ada kenaikan 17%. Untuk bandara di bawah Angkasa Pura II, diperkirakan ada pergerakan 4 juta penumpang, yang berarti naik 8% dibandingkan tahun lalu.
Dari sisi jumlah penerbangan mencapai 30 ribu, atau berarti naik 3%.