Dalam hal kesiapan layanan transaksi, JNT telah melakukan optimalisasi jumlah gardu operasi (gardu reversible dan gardu tambahan).
Menyediakan mobile reader untuk percepatan transaksi di gerbang tol (GT), penambahan titik top up (di GT Amplas dan GT Tebing-Tinggi), penambahan personil Customer Service On Call pada GT Utama yang berpotensi adanya kepadatan.
Memastikan keberfungsian 100% peralatan tol beserta sarana pendukungnya (UPS, mobile reader), ketersediaan dan keberfungsian jaringan backup kelistrikan (genset) dan monitoring.
Serta evaluasi kepadatan lalu lintas pada GT Utama pada ruas Jalan Tol Regional Nusantara yang meliputi:
1. Jalan Tol Belmera: GT Amplas, GT Bandar Selamat, dan GT Tanjung Mulia
2. Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi: GT Kualanamu, GT Tebing Tinggi
3. Jalan Tol Balikpapan-Samarinda: GT Palaran 1, GT Palaran 2, GT Karang Joang, dan GT Manggar
4. Jalan Tol Bali Mandara: GT Ngurah Rai, GT Benoa dan GT Nusa Dua
5. Jalan Tol Manado-Bitung: GT Manado, GT Danowudu dan GT Bitung
Baca Juga: Melalui Jamedlink, Jasa Marga Kini Menjadi Lebih Dekat dengan Masyarakat
Selain layanan transaksi, JNT juga memastikan layanan lalu lintas dengan mengupayakan:
1. Pemenuhan sarana pengaturan lalu lintas dan rekayasa lalu lintas (apabila diperlukan);
2. Bekerja sama dengan Kepolisian dan instansi terkait dalam mendukung Cara Bertindak (CB) antisipasi kepadatan di lajur;