rilis-bumn

Tutup Tahun dengan PROPER Emas, SIG Lampaui Ekspektasi Kinerja Berbasis Lingkungan dan Sosial

Jumat, 22 Desember 2023 | 11:00 WIB
Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin (kanan) menyerahkan trofi PROPER Emas kepada Direktur Utama SIG, Donny Arsal di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Rabu (20/12/2023). (Dok. SIG)

Sejak memimpin SIG pada akhir tahun 2021, Donny Arsal dinilai berhasil meningkatkan kinerja berbasis lingkungan dan sosial.

 Baca Juga: SIG Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK untuk Perkuat Akuntabilitas dan Tata Kelola

Hal ini terbukti dari capaian 1 PROPER Emas dan 7 PROPER Hijau pada 2022, menjadi 2 PROPER Emas dan 7 PROPER Hijau di tahun ini.

PROPER Emas merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh pemerintah kepada badan usaha yang konsisten menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin dan Wakil Menteri LHK, Alue Dohong di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Rabu (20/12/2023). 

Baca Juga: Piawai dalam Berinovasi, Direktur Utama SIG Raih The Best CEO pada Ajang Top BUMN Awards 2023

Direktur Utama SIG, Donny Arsal mengatakan, SIG bersyukur atas diraihnya penghargaan PROPER Emas dan Hijau untuk sembilan pabrik milik Perusahaan.

Penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif manajemen dan seluruh karyawan, serta dukungan dari Dewan Komisaris.

Terlebih lagi, SIG menjadi satu-satunya perusahaan di industri semen dan bahan bangunan yang berhasil meraih Peringkat Emas.

 Baca Juga: Budi Waseso Diangkat sebagai Komisaris Utama SIG dalam RUPSLB 2023

"Prestasi membanggakan ini semakin memperkuat posisi SIG dalam memimpin transformasi industri bahan bangunan menuju ekonomi hijau yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat," kata Donny Arsal.

Menurut Donny Arsal, SIG memiliki fokus menciptakan program-program inovasi lingkungan dan sosial berdasarkan kebutuhan dan potensi-potensi dari aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial, yang diperoleh dari interaksi, komunikasi, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di wilayah operasional Perusahaan.

Hal ini menjadi esensial untuk menjaga keselarasan antara aktivitas bisnis, kelestarian lingkungan, dan pengembangan komunitas, yang menjadi komitmen SIG dalam mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs).

 Baca Juga: Pertama di Industri Semen, Produksi White Clay di SIG Raih Hak Paten dari Kemenkumham

Misalnya, program konservasi ikan bilih yang dilakukan oleh PT Semen Padang bersama LPPM Universitas Bung Hatta sejak tahun 2018.

Halaman:

Tags

Terkini