rilis-bumn

Sepanjang 2023, Terobosan Teknologi Co-Firing PLN Mampu Tekan 1,05 Juta Ton CO2 Emisi Karbon

Rabu, 3 Januari 2024 | 12:00 WIB
Tampilan penggunaan pelet biomassa dari kayu pohon kaliandra merah sebagai substitusi batu bara di PLTU Indramayu, Jawa Barat. (DOK.PT PLN (Persero))

Maret 2023, PLN melalui sub-holding PLN Energi Primer Indonesia (EPI) telah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengembangkan kawasan green economy di Yogyakarta. (DOK.PT PLN (Persero))

Baca Juga: Loker PT MUM Terbaru Ada Benefit Jenjang Karier dan Pelatihan, Posisi Ini Terbuka untuk Lulusan Minimal SMA/SMK Sederajat

Bahkan pada akhir 2023, PLN telah berhasil mengimplementasikan PLTU secara hybrid dimana 100% biomassa beroperasi selama 15 hari dalam satu bulan di PLTU Sintang, Kalimantan Barat.

Capaian ini merupakan yang pertama dan terlama di Indonesia, sekaligus sebagai jawaban masa depan energi bersih di Tanah Air.

“100 persen penggunaan biomassa ini adalah bentuk konsistensi PLN Group dalam menghadirkan energi bersih untuk Indonesia yang lebih baik. Sebagai pionir, keberhasilan ini juga saya harapkan dapat menjadi pemacu motivasi untuk dapat diterapkan pada PLTU lainnya,” terang Darmawan.

Baca Juga: Hotel yang Menyediakan Menu Sarapan Mewah di Jakarta, Makan di Sini Serasa Jadi Sultan

Tak sampai di situ, peningkatan ekonomi masyarakat juga bisa digenjot lewat rantai pasok biomassa yang melibatkan langsung masyarakat.

Ekosistem biomassa pun terus dikembangkan dengan menggandeng komunitas lokal, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga Pemerintah Daerah setempat sekitar lokasi sumber biomassa.

Darmawan mencontohkan, sejak Maret 2023, PLN telah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta dalam mengembangkan kawasan Green Economy untuk mendukung langkah Net Zero Emissions (NZE) 2060 berdasarkan keterlibatan masyarakat lokal.

Baca Juga: KOPDAR, Promo Menarik dari Bank Raya Kolabs dengan Tomoro Coffee

"Kami sebagai BUMN tak hanya bertanggung jawab dalam menyediakan energi bersih saja. Inovasi yang kami kembangkan ini juga menyasar berbagai aspek, mendorong ekonomi kerakyatan, menjaga kelestarian hutan, dan rehabilitasi lahan tandus serta melepas ketergantungan atas bahan bakar fosil," pungkasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini