Kemudian proses penanaman, pemupukan, hingga pemeliharaan untuk diterapkan di areal peremajaan sawit masyarakat.
Dengan begitu, masyarakat akan memiliki perkebunan sawit dengan produktivitas tinggi dan memangkas ketimpangan produktivitas petani dan perusahaan seperti yang selama ini jamak terjadi.
Pendekatan tersebut kian lengkap dengan pola off taker atau pendampingan perusahaan kepada petani selama proses peremajaan sawit berlangsung.
Salah satu wujud pola tersebut adalah skema cash for works untuk para petani mitra sehingga para petani tetap mendapatkan penghasilan selama peremajaan berlangsung.
Baca Juga: PalmCo Regional 3 Kebun Tandun Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim Piatu
Selanjutnya, PalmCo juga menawarkan program penyediaan bibit sawit unggul bersertifikat.
Selain itu, PalmCo Regional 3 juga memberikan pelatihan kepada para petani. Pelatihan tersebut bertujuan sebagai solusi untuk meningkatkan skills dan pengetahuan petani dalam mewujudkan perkebunan berkelanjutan.
Dahlan menuturkan, "Dari tahun 2020, kami selalu memperhatikan PTPN V. Kinerjanya luar biasa.”
Baca Juga: Dukungan Aspekpir Terhadap PalmCo untuk Akselerasi PSR di Borneo, Berharap Ulang Kesuksesan di Riau
Tidak hanya dari sisi kemitraan, Dahlan menambahkan, perusahaan juga mampu bertransformasi dengan mencapai produktivitas perhektare lebih tinggi dibandingkan yang lainnya.
“Kita berharap bendera PalmCo Regional 3 makin terus berkibar di masa mendatang," tuturnya.***