Lebih detail, Tjahjo menyampaikan bahwa dari hasil evaluasi, pelayanan Nataru di JTTS telah berjalan baik dengan persiapan matang.
Sejumlah strategi yang diterapkan oleh Hutama Karya dalam mengantisipasi lonjakan trafik turut mendukung keberhasilan tersebut.
Strategi yang digunakan antara lain pemenuhan SPM dengan pembukaan rest area baru, penambahan fasilitas dan personil di lapangan, hingga menerapkan metode rekayasa lalu lintas bersama dengan kepolisian daerah setempat.
“Tak hanya itu, kami juga meningkatkan kualitas jalan dengan melakukan pemeliharaan dan beautifikasi, sehingga zero pothole, agar aman dan nyaman untuk dilalui pengguna jalan tol,” tambah Tjahjo.
Dari hasil evaluasi ini juga didapati penurunan angka kecelakaan dari yang sebelumnya 3% pada Nataru tahun lalu menjadi 0%.
Tidak terdapat antrian yang berarti di gerbang tol dengan ditambahnya alat transaksi seperti mobile reader dan top-up asongan serta personel.
Kedua faktir tersebut menjadi salah satu kunci lancarnya operasional libur Nataru kali ini.
“Kami berupaya untuk konsisten menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan tol, alhamdulillah di Nataru tahun ini nihil kecelakaan dan minim kepadatan di gerbang tol.
"Harus dipertahankan dan ditingkatkan lagi,” tutur Tjahjo.
Selain itu, Hutama Karya juga menyediakan buku panduan digital yang berisikan peta jalur mudik, informasi tarif, fasilitas, rest area hingga informasi kuliner dan wisata di sekitar jalan tol.
Baca Juga: 5 Proyek Strategis yang Diraih Hutama Karya Akhir Tahun Ini, Nilainya Mencapai Rp 4 T
Informasi tersebut dapat diakses melalui sejumlah platform seperti, website resmi Hutama Karya dan akun Instagram resmi @hktolindonesia yang dapat diakses dengan mudah.