Kabar BUMN - Dunia pertambangan dikenal sebagai dunianya para lelaki.
Namun tidak demikian dengan fakta yang ada dilapangan.
Amanda Yudha AK merupakan wanita kelahiran Padang, Sumatera Barat yang menjadi garda depan jasa peledakan di Site Project DAHANA.
Wanita yang biasa dipanggil Manda ini berbagi cerita tentang tantangan karyawan wanita DAHANA yang ditempatkan di site project.
Dari mulai proses adaptasi terhadap lingkungan baru yang menantang hingga bagaimana hidup dalam kondisi serba terbatas.
Manda memulai perjalanannya di DAHANA ketika mencoba mendaftar lowongan kerja di Bank Mandiri.
Namun ternyata di sana juga terdapat kolom rekrutmen DAHANA.
Setelah mencari tahu tentang DAHANA, wanita yang memiliki background pendidikan kimia ini mencoba mendaftar dengan mengirim email hingga akhirnya diterima oleh perusahaan Kiblat Bahan Peledak Indonesia tersebut.
Bagi Manda, berpindah-pindah tempat merupakan hal yang biasa.
Sejak kecil ia sudah sering bermukim di satu tempat ke tempat lainnya mengikuti orang tua bekerja.
Baca Juga: Pertamina Go Global, PIS Resmikan Kantor Baru di Singapura
Adaptasi bisa dikatakan merupakan hal yang mudah.