Sebanyak 2 juta ton kuota impor beras milik Perum Bulog di mana bongkar muatnya akan ditangani oleh SPMT di seluruh Indonesia.
Sebagai terminal kargo umum dan curah kering yang melayani bongkar muat seperti komoditi beras, gula, jagung, biji besi, dan lain sebagainya, branch Jamrud Nilam Mirah di Surabaya menjadi salah satu pelabuhan yang berperan menangani kargo komoditas beras impor yang berasal dari Vietnam, Thailand, dan negara lainnya untuk didistribusikan ke berbagai wilayah di Jawa Timur.
Muh Junaedhy menambahkan, sepanjang tahun 2023, komoditas beras impor yang dibongkar di Terminal Jamrud sebanyak 392.000 ton.
Saat ini SPMT telah melakukan proses transformasi di 25 terminal di seluruh wilayah kerjanya, tak terkecuali Branch Jamrud Nilam Mirah.
Baca Juga: Keraton Yogyakarta dan PLN EPI Terapkan Green Deflation, Libatkan 5 000 Petani Untuk Ekonomi Hijau
Pada pilar proses bisnis, proses transformasi dan standarisasi yang dilakukan di Branch Jamrud Nilam Mirah dengan melakukan:
- Penataan traffic flow dan review pelaksanaan one day billing;
- Pilar peralatan meliputi peningkatan ketersediaan alat/maintenance dan peningkatan compliance;
- Pilar infrastruktur meliputi perbaikan dan perawatan fasilitas terminal;
- Pilar teknologi yakni implementasi PTOS-M (Pelindo Terminal Operating System Multipurpose) berbasis planning & control;
- pilar SDM dengan melakukan peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM serta memperbarui surat izin operator; serta
- Pilar HSSE dengan melakukan pemenuhan sertifikasi HSSE, pemenuhan rambu dan marka, dan pemenuhan Alat Pelindung Diri (APD).
Baca Juga: Bank Sampah Binaan Pegadaian Raih Penghargaan dari KLHK
Sementara itu Direktur SDM SPMT Edi Priyanto menambahkan dalam mendukung proses transformasi dan standarisasi pelabuhan, SPMT terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM melalui pelatihan, workshop, dan sertifikasi bagi pekerja SPMT.
"Sepanjang 2 tahun ini SPMT juga gencar melakukan pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan, diwujudkan melalui berbagai ruang belajar dan diskusi virtual melalui komunitas seperti Community of Practice (COP) dan Community of Interest (COI) yang mengeksplor dunia kepelabuhanan serta sesi sharing session dengan membahas beragam tema untuk mendukung work life balance pekerja," tutur Edi.
Sementara itu, dalam operasionalnya, SPMT Branch Jamrud Nilam Mirah memiliki 5 unit Harbour Mobile Crane (HMC), 2 unit Excavator, 7 unit Forklift, 4 unit Harbour Portal Crane (HPC), 11 unit Grab, 12 unit Hopper, 5 unit jembatan timbang, dan 1 unit wheel loader serta didukung dengan kedalaman laut 10 mLWS, stacking yard seluas 85.202 m2, dermaga sepanjang 3.647 m, dan warehouse area seluas 20.040 m2.
Baca Juga: Sebagai Bagian 8 Stream Penyehatan, WIKA Realisasikan Penguatan Tata Kelola
Komoditas bongkar muat yang dilayani meliputi steel coil, soda ash, raw sugar, pupuk, garam, barite, molases, gandum, semen, CPO, BBM.
Terminal Jamrud merupakan terminal kargo umum dan curah kering yang berada di area Pelabuhan Tanjung Perak, pelabuhan utama yang berada di kota Surabaya. Terminal Jamrud terdiri dari tiga dermaga yaitu Jamrud Utara dan Barat untuk general cargo dan curah kering internasional, serta Jamrud Selatan untuk pelayanan general cargo domestik.***