rilis-bumn

Dibuka Ketua PIKK PLN, Booth UMK Binaan PLN Tawarkan Berbagai Produk Khas Daerah di INACRAFT 2024

Jumat, 1 Maret 2024 | 06:00 WIB
Peresmian booth PLN di ajang INACRAFT 2024 yang menampilkan 82 jenis produk hasil kerajinan dari 51 UKM binaan PLN. (Dok. PLN)

"Pada tahun ini tercatat 121 UMK sudah berhasil naik kelas lewat pendampingan PLN, bahkan 12 UMK mampu menembus pasar ekspor," jelas Diny.

Baca Juga: Dari IIMS 2024, PLN Bawa Kesepakatan Kerja Sama Home Charging Service dengan BYD Motor

Diny juga menyampaikan, pendampingan UMK sejalan dengan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang salah satunya bertujuan membangun perekonomian yang inklusif dan berkelanjutan.

Ke depan, sektor UMK diharapkan mampu membuka lebih banyak lapangan kerja baru.

"Pendampingan secara rutin diharapkan menjadikan UMK Binaan PLN lebih produktif.

Baca Juga: Banyak Menarik Pengunjung, PLN Jadi Most Interactive Booth dalam Gelaran IIMS 2024

"Terutama untuk entrepreneurship muda yang akan jadi fondasi masa depan bangsa," tambah Diny.

Berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, saat ini Indonesia memiliki pangsa pasar sekitar 1,25 persen dari industri kerajinan dunia.

Menilik itu, pemerintah memproyeksikan pangsa pasar industri kerajinan Indonesia masih akan terus meningkat.

Baca Juga: Resmikan HRS Pertama di Indonesia, Langkah PLN Diapresiasi Berbagai Pihak

Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft Indonesia (ASEPHI) Muchsin Ridjan selaku penyelenggara mengungkapkan, INACRAFT bisa menjadi ajang promosi produk-produk kerajinan di Indonesia.

Sehingga, dapat meningkatkan pasar domestik dan sekaligus membuka peluang ekspor ke mancanegara.

"INACRAFT terus berkontribusi untuk membangkitkan UMK di bidang kerajinan, menjadi wadah untuk menampilkan produk lokal terbaru dan berkualitas, sekaligus memperluas jejaring,” ujar Muchsin.***

Halaman:

Tags

Terkini