Kabar BUMN - Pabrik Amonium Nitrat milik PT Dahana – PT Pupuk Kaltim di Bontang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 29 Februari 2024.
Amonium nitrat merupakan bahan baku utama yang dibutuhkan dalam produksi bahan peledak, terutama untuk penggunaan di sektor pertambangan.
Hal ini seperti diungkapkan Direktur Utama PT Dahana, Wildan Widarman pada Rabu, 6 Maret 2024 di Jakarta.
Baca Juga: 4 Desa Wisata di Lombok dengan Keragaman Budaya dan Kehidupan Masyarakat yang Unik
“Bahan peledak yang diproduksi oleh DAHANA menggunakan amonium nitrat sebagai bahan bakunya."
"Seperti bahan peledak cartridge emulsion dan bulk emulsion yang banyak digunakan di sektor pertambangan,” ungkap Wildan
Produk peledak dan jasa peledakan DAHANA digunakan setiap hari oleh berbagai industri di Indonesia.
Mulai dari sektor pertambangan umum, baik logam, mineral maupun batubara; sektor kuari seperti industri semen dan penggalian batu andesit.
Baca Juga: Tenant ITDC di The Nusa Dua Tawarkan Paket Menginap Spesial untuk Hari Raya Nyepi 1946 Saka
Serta proyek konstruksi seperti dam, terowongan, irigasi, penghancuran gedung-gedung tua, pendalaman pelabuhan; sektor minyak dan gas untuk operasi seismik; dan juga operasi militer.
Memiliki kapasitas produksi 75.000 MT/Tahun, hadirnya Pabrik Amonium Nitrat ini membawa angin segar untuk Dahana dan industri peledakan di tanah air.
Hal ini karena bisa menutup kebutuhan amonium nitrat tersebut Indonesia masih tergantung pada pasokan impor.
Baca Juga: Ayo Segera Pesan, KAI Buka Pemesanan Tiket 24 KA Tambahan Lebaran untuk Tahap Pertama