rilis-bumn

Pupuk Indonesia Bersama BUMN dari Brunei Darussalam Jalin Kerja Sama untuk Dukung Ketahanan Pangan Regional ASEAN

Selasa, 23 April 2024 | 20:15 WIB
Penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara Pupuk Indonesia dan Brunei Fertilizer Industries Sdn Bhd (BFI) terkait pengembangan urea dan amonia. (Dok. Pupuk Indonesia)

Ke depan, banyak area untuk komitmen dan kerja sama dengan BFI dan produsen pupuk lainnya di ASEAN.

Baca Juga: Peluang Magang di BUMN, PT Pupuk Indonesia Pangan Buka Lowongan Untuk Mahasiswa S1, Ada Uang Saku di Akhir Masa Magang

“Pupuk Indonesia melihat kerja sama ini akan memperkuat hubungan regional, utamanya di wilayah ASEAN.

"Kami sebagai produsen pupuk di regional ASEAN bersama-sama ingin memastikan tidak adanya interupsi proses dalam kegiatan kami, karena ketersediaan pupuk terkait langsung dengan ketahanan pangan.

"Dalam hal ini tentu juga menyangkut ketahanan pangan regional,” jelas Rahmad.

Baca Juga: Safari Ramadan 1445H Pupuk Indonesia Group Dorong Perluasan Pasar hingga Mampu Bersaing di Pasar Internasional

Setelah proses penandatanganan, Pupuk Indonesia dan BFI akan membentuk tim bersama yang terdiri dari perwakilan kedua belah pihak.

Anak perusahaan juga dapat terlibat dalam implementasi lebih lanjut berdasarkan perjanjian yang telah ditandatangani.

Pada kesempatan yang sama, Chief Executive Officer BFI Harri Kiiski menyambut baik kerjasama pengembangan urea dan amonia bersama Pupuk Indonesia.

Baca Juga: Berminat Magang di BUMN? PT Pupuk Indonesia Niaga Buka Lowongan untuk Penempatan di Kalibata, Kualifikasinya Mudah

“BFI menyambut baik kerja sama melalui penandatanganan Head of Agreement ini.

"Tidak hanya sebagai hubungan antar-perusahaan, namun sebagai hubungan antar-negara di tingkat regional ASEAN.

"Kami meyakini kerja sama ini adalah workable partnership yang akan memberikan benefit untuk semua pihak, baik BFI maupun Pupuk Indonesia,” jelas Harri.

Baca Juga: Lowongan Magang Deadline Maret 2024, PT Pupuk Indonesia Pangan Buka 6 Posisi Magang untuk yang Berdomisili di Karawang dan Cikampek

Dengan kapasitas produksi mencapai 1.365.000 ton metrik urea per tahun, BFI yang didirikan pada 2013, merupakan salah satu pabrik pupuk terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Halaman:

Tags

Terkini