rilis-bumn

KAI Angkut Lebih dari 15 Juta Ton Barang pada Triwulan I 2024, Berikut Komoditas yang Mendominasi

Senin, 29 April 2024 | 15:00 WIB
PT KAI angkut lebih dari 15 juta ton barang pada triwulan I tahun 2024. (DOK.PT Kereta Api Indonesia (Persero))

"Ketepatan waktu merupakan salah satu keunggulan dari transportasi kereta api yang bebas macet, sehingga diminati oleh para pelanggan termasuk pengusaha komoditas,” kata Agus.

Baca Juga: Ketahui Sistem Penilaian Tes Online 1 Rekrutmen Bersama BUMN 2024

Pada triwulan I 2024 pula, KAI terus melakukan upaya perkuatan angkutan barang, salah satunya dengan mengikat kerja sama dengan Progress Rail (Anak Perusahaan Caterpillar) yang berasal dari Amerika Serikat untuk pengadaan 54 lokomotif.

Kesepakatan ini merupakan bagian dari langkah strategis KAI dalam rencana pengembangan angkutan barang di Sumatera Selatan.

Agus mengatakan, KAI melayani berbagai komoditi angkutan barang seperti peti kemas, batu bara, semen, BBM, CPO, pupuk, retail, dan lainnya.

Baca Juga: Suwat Waterfall, Air Terjun Tersembunyi di Gianyar yang Belum Banyak Diketahui Turis Bali

Angkutan barang menggunakan kereta api memiliki berbagai keunggulan seperti ketepatan waktu, keamanan, kapasitas besar, bebas pungutan liar, dan dikelola oleh SDM yang profesional.

Kelebihan kereta api salah satunya adalah kapasitasnya yang sangat besar. Satu gerbong bisa mengangkut 50 ton atau seukuran 2 truk kontainer.

Bahkan, satu rangkaian KA angkutan batu bara di Sumatera bagian selatan dapat menarik 60 gerbong atau 3.000 ton sekaligus. Jika diangkut truk butuh kurang lebih 120 truk.

Baca Juga: Suwat Waterfall, Air Terjun Tersembunyi di Gianyar yang Belum Banyak Diketahui Turis Bali

“Angkutan barang KAI hadir untuk dapat mendukung biaya logistik yang kompetitif dan mengurangi dampak eksternalitas seperti kemacetan, polusi, jalan-jalan yang rusak, serta meningkatkan daya saing global,” tutup Agus.***

Halaman:

Tags

Terkini