Dari sisi kinerja Health, Safety, Security, & Environment (HSSE), PIEP juga mencatatkan pencapaian mumpuni.
Baca Juga: Pertamina Internasional EP Go Global, Dukung Ketahanan Energi dengan Prestasi Memuaskan
Angka capaian Lost Time Incident rate (LTI) sebesar nol, realisasi sampai dengan akhir 2023 dan total recordable incident rate (TRIR) juga tercatat nol, di mana keduanya masih berada di bawah batasan.
Dari jumlah manpower sebanyak 438 personel, PIEP mencatatkan 34,197 juta jam tanpa kecelakaan kerja.
Ini merupakan capaian yang sangat baik dan mencerminkan komitmen PIEP yang tinggi terhadap aspek HSSE.
Baca Juga: Satu Tahun Setelah Proses Akuisisi, PIEP Pegang 80% Aset Minyak dan Gas di Mnazi Bay, Tanzania
Kendati demikian, peningkatan budaya keselamatan kerja akan selalu menjadi agenda utama dalam kegiatan operasi PIEP.
"Kami terus mengingatkan perwira PIEP untuk terus mematuhi peraturan perusahaan yang telah dibuat untuk keselamatan kita bersama," ucap Komisaris Utama PIEP, Dharmawan H. Samsu.
Menurutnya, perjalanan masih panjang untuk menjadikan PIEP sebagai perusahaan yang diakui secara global.
Baca Juga: Teken Kontrak Baru, Pertamina Internasional EP Perpanjang Kerja Sama dengan Sonatrach dan Repsol
Lebih jauh, PIEP juga berhasil membukukan net profit (pemilik entitas induk) sebesar 150% dari target dan pencapaian EBITDA di tahun 2023 sebesar 134% dari target.
Hasil tersebut berkat pencapaian produksi yang lebih tinggi dan dilakukannya upaya efisiensi biaya melalui program optimus.
Kinerja positif dari operasional PIEP, dijelaskan Jaffee, merupakan upaya mewujudkan kemandirian dan memperkuat ketahanan energi nasional.