Namun berkat dukungan seluruh elemen yang terlibat dalam proses pembebasan ini, maka progress pembangunan di lapangan dapat diakselerasikan, dan agar bisa segera dinikmati masyarakat setempat.
“Melihat progres ini, kita optimis bila pembebasan lahan dapat diselesaikan sesuai target, maka penyelesaian proyek akan dapat diselesaikan tepat waktu,” imbuh Koentjoro.
Baca Juga: Libur Panjang Dorong Trafik Jalan Tol Trans Sumatera, Hutama Karya Catat Peningkatan 15% VLL
Jalan tol yang dinantikan masyarakat Sumatra Barat ini akan memiliki sejumlah fasilitas di antaranya 3 gerbang tol, 1 pasang Tempat Istirahat & Pelayanan (TIP) Tipe A pada STA 23+000 A.
Dan sejumlah bangunan persilangan seperti 8 jembatan sungai, 2 jembatan irigasi, dan 14 jembatan underbridge.
Selain itu, jalan tol ini juga akan dilengkapi dengan jumlah lajur 2x2, dengan kecepatan rencana 80 km/jam.
Baca Juga: Dukung Usaha Mikro, Hutama Karya Luncurkan Galeri dan Vending Machine UMK Binaan
Hal ini akan mempersingkat waktu tempuh dari Padang ke Bukittinggi menjadi hanya 1 jam sehingga dapat meningkatkan pariwisata daerah dan pengembangan wilayah sekitar.***