Dari derasnya aliran air yang menjadi asa melalui PLTMH memberikan banyak kesempatan.
"Program ini membuka energi kebaikan dan menjadi inisiatif untuk mendukung upaya dekarbonisasi sehingga memacu KPI untuk terus berkomitmen menjadi perusahaan migas kelas dunia yang menunjukkan kepedulian pada pengembangan dan pemberdayaan komunitas masyarakat, terutama pada pemanfaatan potensi energi baru dan terbarukan," terang Hermansyah.
Cerita Desa Singapure bukanlah satu-satunya program Desa Energi Berdikari yang dilaksanakan oleh KPI. Selain itu, terdapat juga Listrik Tenaga Hybrid (PLTH) yang menggunakan energi surya dan bayu di Kecamatan Ujungalang, Jawa Tengah.
Selain itu terdapat juga program Rawabening yang memanfaatkan lahan terbatas dengan media tanam hidroponik yang sumber energinya berasal dari energi surya di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Baca Juga: Kini Shower & Locker Hadir di Stasiun Pasar Senen, Yuk Intip Rincian Harganya!
Di Provinsi Riau, inisiatif program Desa Energi Berdikari dilaksanakan melalui program pertanian hortikultura menggunakan panel surya di Sei Pakning serta program agrowisata yang memanfaatkan peningkatan eduwisata dan energi surya di Dumai.
Terakhir, melalui program Klayas Berdikari, program ini mendukung kemandirian pangan dan akses energi menggunakan panel surya di Desa Klayas, Sorong, Papua Barat.
"Program Desa Energi Berdikari merupakan salah satu program inisiatif upaya mendukung dekarbonisasi."
"Melalui program ini KPI Group telah berhasil mendorong penggunaan 35.500 Watt peak energi terbaharukan, mereduksi lebih dari 126.000 CO2eq ton per tahun emisi karbon, serta memberikan lebih dari 600 Kepala Keluarga penerima manfaat," jelas Hermansyah.
Program Desa Energi Berdikari ini juga selaras dengan blueprint TJSL KPI. "Program ini menjadi bukti bahwa KPI terus berkomitmen mendukung masyarakat 3T dalam penyediaan akses energi bersih dan mendukung upaya dunia dalam mencapai net zero emission 2060 melalui pengembangan program berkelanjutan dan pemanfaatan energi terbaharukan,” ujar Hermansyah.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan bahwa Pertamina terus mengembangkan Program Desa Energi Berdikari.
Selain untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, program Desa Energi Berdikari juga mampu menurunkan emisi hingga 729.127 ton CO2eq per tahun, pada akhir tahun 2023.
"Program ini akan terus diperluas sebagai bentuk komitmen Pertamina dalam pengembangan energi berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat dalam pemanfaatan sumber energi terbarukan yang tersedia di desa,"pungkas Fadjar.