Implementasi Sustainable Finance Framework ini juga mencakup proses tata kelola dan pelaporan yang kuat dalam rangka transparansi dan visibilitas bagi investor dan pemberi pinjaman, terkait dampak positif dari investasi hijau atau transisi energi Pertamina terhadap lingkungan.
Baca Juga: Tempat-tempat Terbaik di Mekkah dan Madinah untuk Berburu Oleh-oleh Haji
“Kehadiran Sustainable Finance Framework diharapkan menjadi salah satu langkah nyata Pertamina sebagai pemimpin dalam transisi energi, yang dapat memberikan kontribusi pada perjalanan keberlanjutan Indonesia,” tambah VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso.
Dengan dukungan dari Crédit Agricole Corporate and Investment Bank (CACIB) yang berperan sebagai Structure Advisor selama proses tersebut, pengembangan Sustainable Finance Framework tidak hanya memperkuat komitmen Pertamina terhadap praktik bisnis berkelanjutan.
Namun juga menunjukkan intensi Pertamina dalam menggunakan Sustainable Finance Framework ini sebagai acuan untuk mengintegrasikan keberlanjutan dalam pendanaan di masa depan.
Sustainable Finance Framework dan Second Party Opinion tersedia di tautan berikut: https://pertamina.com/id/sustainable-finance.
Informasi tambahan tentang strategi dan komitmen keberlanjutan Pertamina tersedia untuk publik di situs web Pertamina, di: https://pertamina.com/id/laporan-dan-publikasi.***