Capaian Pertamina NRE lainnya selama tahun 2023 antara lain keberhasilan anak usahanya, Pertamina Geothermal Energy, melaksanakan initial public offering (IPO) pada 25 Februari 2023 dengan kode emiten PGEO.
PGE juga berhasil menerbitkan global green bond senilai total US$400 juta.
Pertamina NRE juga menjadi penjual kredit karbon satu-satunya pada perdagangan perdana saat peluncuran bursa karbon pada 26 September 2023 yang diresmikan oleh oleh Presiden Joko Widodo.
Pada Juni 2023, konsorsium PGE dan Chevron berhasil memenangkan lelang ayah Kerja Panas bumi Way Ratai, Lampung, dan siap untuk melakukan pengembangan.
Selain itu, sejumlah PLTS di area operasi Pertamina berhasil terpasang dan beroperasi, antara lain PLTS WK Rokan berkapasitas 25,7 MW, beberapa PLTS di beberapa area kilang dengan total kapasitas 5,5 MW, dan gas to power di RU Dumai sebesar 12,9 MW.
Pertamina NRE juga menunjukkan kinerja keberlanjutan yang sangat baik, yang ditunjukkan dari ESG rating mencapai 13, atau masuk dalam kategori medium risk dan menduduki peringkat 3 dunia untuk sektor independent power producer (IPP).
Baca Juga: Akhir Pekan di Kepulauan Seribu, Ini 4 Pulau yang Bisa Jadi Tujuan Wisata Singkat
Skor baik tersebut membuktikan bahwa Pertamina NRE cukup baik dalam mengelola risiko dari aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan saat ini Pertamina fokus untuk mengembangkan energi bersih dan mempercepat transisi energi.
"Sejalan dengan strategi bisnis Pertamina untuk mengembangkan bisnis rendah karbon, kami mendukung Pertamina NRE untuk terus berekspansi," terang Fadjar.
"Peningkatan bisnisnya tidak hanya berdampak bagi peningkatan energi transisi di Indonesia dan ketahanan energi nasional, namun juga bermanfaat untuk pencapaian target NZE 2060 yang ditetapkan pemerintah," ujar Fadjar.
Pertamina NRE berkomitmen mendukung ketahanan energi melalui pengembangan energi bersih, serta mendukung Net Zero Emission 2060. Pertamina NRE mengimplementasikan aspek ESG secara terintegrasi ke dalam bisnisnya.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).