rilis-bumn

Pertama di Indonesia, Pemprov Sumsel dan Kilang Pertamina Plaju Bangun Taman Rawa di Jakabaring, Tanam 55 Spesies Pohon Langka

Rabu, 3 Juli 2024 | 16:00 WIB
Pemprov Sumsel dan Kilang Pertamina Plaju bersinergi membangun Taman Rawa di Jakabaring dengan menanam 55 spesies pohon langka. (Dok. Pertamina)

Adapun di taman ini nantinya akan terbagi menjadi 87% Area Hijau, 3% Area rendaman, dan 10% infrastruktur.

Pembangunan taman ini sudah cukup lama direncanakan, mempertimbangkan bahwa saat ini Sumsel belum memiliki Taman Kehati secara khusus.

Padahal, pembangunan taman ini dimandatkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PermenLHK) Nomor 3 Tahun 2012 tentang Taman Keanekaragaman Hayati, dan telah dipertegas Pemprov Sumsel melalui SK Gubernur No. 418/KPTS/DLHP/2021 Tentang Tapak Kawasan Taman Kehati.

Taman Kehati ini juga akan menjadi Taman Kehati pertama di Indonesia yang berada di lahan rawa.

Baca Juga: Berani Uji Nyali di Rumah Hantu Malioboro Jogja? Seram Banget, tapi Janji Gak Bakal Nangis kan..

Akan Meluas Hingga 20 Hektar

Adapun metode penanaman, yakni dengan sistem gundukan yg menyesuaikan dengan tinggi genangan dan pasang surut genangan.

Spesies pohon ditanam dengan tetap menggunakan pupuk, dan untuk tahap awal, pupuk berasal dari kompos blok yg bahan bahannya dari alami sehingga aman bagi lingkungan.

Adapun untuk sistem pengelolaan dan perawatan, akan dikelola secara multi pihak terutama Pertamina, DLHP dan pengelola JSC sampai dengan masa kerjasama 5 tahun, dan akan dilembagakan dengan SK dari Pj Gubernur.

Baca Juga: PTPN IV Regional V Akhirnya Buka Lowongan Kerja, Pendidikan Minimal S1/D4/Setara Bisa Melamar

Jika prospeknya bagus, lahan pengembangan ini akan diperluas hingga total 20 Ha.

Lokasi ini ditetapkan, terutama karena bukan tanah kawasan yang dilindungi. Ditambah, lokasi rawa menjadi tantangan tersendiri untuk dikelola dan merupakan Taman Keanekaragaman Hayati pertama di Indonesia di lokasi rawa yang pembangunannya dari nol (tidak ada tanaman sebelumnya).

Kedepannya, diharapkan Taman Kehati ini bisa jadi wahana pelestarian sumberdaya alam hayati, konservasi hayati, tempat kegiatan penelitian serta rekreasi.

Baca Juga: Hore! Program Undi-Undi Hepi Telkomsel Lanjut hingga Juli 2024, Hadiah Utamanya Mobil Mitsubishi Xpander

Tanaman pada umumnya berumur 4-5 tahun sudah mampu beradaptasi dan tumbuh sendiri, namun dukungan pemeliharaan tanaman masih tetap diperlukan, dengan intensitas yang semakin berkurang seiring dengan semakin bertambahnya umur tanaman.

Halaman:

Tags

Terkini