rilis-bumn

Hutama Karya Tanam Ribuan Bibit Mangrove, Rehabilitasi Pesisir Pantai Jenggalu Bengkulu

Kamis, 18 Juli 2024 | 11:45 WIB
PT Hutama Karya (Persero) menanam 2.000 bibit mangrove, di pesisir pantai Jenggalu, Bengkulu pada Selasa (16/7/2024). (Dok. Hutama Karya)

Dengan menanam mangrove ini, dapat berfungsi sebagai pelindung alami garis pantai dari erosi dan abrasi laut, penyaring alami yang memurnikan air dari polutan dan limbah sebelum mencapai lautan, menyerap dan menyimpan karbon dioksida (CO2) dalam jumlah besar, serta menjadi habitat alami serta sumber makanan berbagai macam makhluk hidup yang ada di sekitarnya.

Baca Juga: Perkuat Transparansi Pembangunan Infrastruktur, Hutama Karya Gelar Workshop Bersama Komisi Informasi Pusat RI

“Kami akan memantau dan memastikan pertumbuhan dan perkembangan mangrove-mangrovenya berkoordinasi dengan Yayasan Insan Rafflesia Madani,” lanjut Adjib.

Program penanaman mangrove ini akan difokuskan di sekitar pesisir pantai Jenggalu lebih dahulu, dan jika terdapat progres yang positif terhadap pertumbuhan bibit, maka program ini akan diperluas ke wilayah lain yang membutuhkan.

Adapun selama tahun 2024, Hutama Karya terus berperan aktif dalam pelaksanaan program pelestarian alam dan lingkungan dengan melakukan penanaman pohon buah dan mangrove di sejumlah wilayah.

Baca Juga: Hutama Karya Dukung Kemajuan Pendidikan melalui Rehabilitasi Total Gedung Sekolah di DKI Jakarta

Seperti menanam pohon mangga, pohon akasia serta bunga trembesi di sekitar ruas tol dan rest area yang dikelola Hutama Karya; penanaman pohon buah-buahan di sekitar hunian pekerja IKN, dan Balai Konservasi Orangutan Samboja Lestari, Kalimantan Timur; serta penanaman bibit mangrove di Balai Konservasi Mangrove Karangjoang dalam rangkaian Relawan Bakti BUMN Batch V bersama Kementerian BUMN dan Bank BNI.

“Dampak sosial yang diharapkan dari kegiatan penanaman mangrove ini dapat menjadi salah satu upaya untuk mendukung potensi pariwisata hutan mangrove yang dapat dikembangkan dan dikelola oleh masyarakat pesisir sekitar.

"Dapat dimanfaatkan dan dikembangkan berbagai olahan yang memiliki nilai ekonomis sekaligus sebagai peluang bisnis baru bagi masyarakat sekitar,” tutup Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.

Baca Juga: Hutama Karya Gencarkan Sosialisasi Penyesuaian Tarif Tol Binjai - Stabat dan Penetapan Tarif Tol Stabat - Tanjung Pura

Ketua Yayasan Insan Rafflesia Madani, Dwinda Juliyana menyampaikan terima kasih atas pemilihan pantai Jenggalu, Kota Bengkulu sebagai tempat pencanangan program rehabilitasi mangrove Hutama Karya.

“Kami berharap, mangrove yang telah ditanam, tumbuh dengan baik dan dapat memberikan manfaat dalam menjaga kelestarian alam pesisir pantai,” ungkapnya.***

Halaman:

Tags

Terkini